Baubau

Operasi Patuh, Polres Baubau Bidik Tujuh Pelanggaran

Oleh penulis · Selasa, 11 Juli 2023 00:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Operasi Patuh, Polres Baubau Bidik Tujuh Pelanggaran

PUBLIKSATU, BAUBAU - Polres Baubau melaksanakan operasi Patuh Anoa tahun 2023 selama dua pekan terhitung mulai 10 Juli. Tujuh jenis pelanggaran lalu lintas menjadi prioritas penindakan.

Pelanggaran berkendara dimaksud yaitu sambil main HP, di bawah umur, penumpang melebihi kapasitas, tidak memakai safety belt dan helm Standar Nasional Indonesia, mabuk atau dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan.

Pun Polres Baubau sudah memantapkan kesiapan operasi Patuh Anoa 2023 itu melalui apel gelar pasukan, di lapangan Mapolres Baubau, Senin (10/7). Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan Misalayuk memimpin langsung apel gelar pasukan tersebut.

Dalam apel pasukan, Kapolres Baubau membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) antara lain apel gelar pasukan merupakan agenda rutin dan wajib setiap sebelum operasi Patuh Anoa dilaksanakan. Tujuannya untuk mengecek kesiapan akhir baik secara organisasi, personel, maupun Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk menjamin keberhasilan target operasi.

"Semua permasalahan lalu lintas itu selalu berkaitan erat dengan faktor orang, kendaraan, kondisi jalan, serta sarana dan prasarana yang ada di jalan. Karena itu, untuk menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas, dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder," ujar AKBP Bungin dikutip dari rilis Humas Polres Baubau.

Kata dia, operasi Patuh tahun ini dilaksanakan pasca peringatan HUT Bhayangkara ke-77. Sasaran yang ingin dicapai yaitu meningkatkan disiplin berlalulintas dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas yang mantap di wilayah hukum Polda Sultra.

"Operasi Patuh Anoa tahun 2023 merupakan salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan preemtif dan preventif. Sehingga masyarakat dapat memahami bahwa patuh dan tertib berlalulintas adalah cerminan moralitas bangsa," jelasnya.

Bagikan