Bantah Terima 1 Miliar Dolar, Firli Bahuri: Siapa yang Mau Ngasih, Itu Banyak Lho

PUBLIKSATU, JAKARTA - Tuduhan pemerasan yang kini ditangani Polda Metro Jaya dibantah keras oleh Ketua KPK Firli Bahuri membantah. Firli memastikan pimpinan KPK tidak pernah bertemu dengan orang yang sedang beperkara.ketua kpk
Baca Juga: Tiga Unit Mobil Mewah Milik Eks Pejabat Bea Cukai Andhi Pramono Disita KPK
Bantahan itu disampaikan Firli dalam konferensi pers di gedung KPK Jumat malam. Dia berkali-kali menyatakan bahwa isu yang menuduh pimpinan KPK memeras Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) adalah tidak benar. "Siapa yang mau ngasih 1 miliar dolar. Itu banyak lho," ucapnya.
Memang santer beredar kabar beberapa hari terakhir bahwa Firli meminta uang Rp 1 miliar kepada SYL. Uang itu diserahkan SYL kepada Firli pada Desember 2022 di lapangan bulu tangkis Mangga Besar, Jakarta. Uang dalam pecahan dolar Singapura tersebut dimasukkan dalam satu tas. Tas itu lalu diserahkan ajudan SYL bernama Panji kepada ajudan Firli.
Baca Juga: Foto Firli Bertemu SYL di GOR Badminton Beredar di Medsos, Walau Sempat Membantah
Dalam konferensi pers tadi malam, Firli mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Dia membenarkan bahwa dirinya rutin berolahraga bulu tangkis. "Setidaknya dua kali seminggu," katanya. Namun, dia membantah ada penyerahan uang. Sebab, lokasi bulu tangkis itu adalah tempat terbuka.
"Saya kira tidak akan pernah ada orang bertemu saya atau saya menerima 1 miliar dolar. Saya pastikan itu tidak ada," tegasnya. "Membawa uang 1 miliar dolar itu banyak lho. Siapa yang mau ngasih uang 1 miliar dolar. Saya pastikan tidak pernah terjadi pada pimpinan KPK," tegasnya lagi.
Baca Juga: Kejagung: Zulhas Tidak akan Diperiksa karena Tak Terkait dengan Kasus Kosrupsi Gula Impor Kemendag
Firli menyebut, isu negatif mengenai KPK meminta uang ke beberapa pejabat sudah sering beredar. Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut tidak benar. Firli sendiri mengaku tidak kenal dengan banyak orang. Di kementerian, yang dia kenal hanyalah para menteri sendiri. "Itu pun saya datang karena sedang mengisi dan sosialisasi," katanya. (