Berita Terkini
Baubau

Program Pendampingan Kemenkes, Dinkes Baubau Dapat Kesempatan Peningkatan Mutu Pelayanan

Oleh Murdin · Kamis, 19 Oktober 2023 11:46 WIB · 2 menit baca
Program Pendampingan Kemenkes, Dinkes Baubau Dapat Kesempatan Peningkatan Mutu Pelayanan
Program Pendampingan Kemenkes, Dinkes Baubau Dapat Kesempatan Peningkatan Mutu Pelayanan (Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau dapat kesempatan mengikuti program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam peningkatan mutu pelayanan.

Program Kemenkes tersebut menggandeng sejumlah Universitas Negeri (UN) di Indonesia salah satunya Universitas Udayana yang kini menjadi tim pendamping di 45 Kabupaten/Kota salah satunya Kota Baubau.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Kades Wadolao Mengaku Menyesal Telah Membunuh Adiknya

"Jadi ditahun ini Kemenkes bekerjasama dengan Universitas Negeri yang ada di Indonesia mendampingi 45 Kabupaten/Kota termasuk Kota Baubau," kata DR. dr I Ketut Suarjana, MPH usai sebagai pembicara di acara Rakor Tata Kelola Pendampingan Kesehatan Kota Baubau bertempat Hotel Galaxy INN, rabu 18/10.

Tujuan dari pendampingan ini, kata dia, adalah bagaimana nanti Kota Baubau melalui Dinas Kesehatan itu bisa mengelola program Kesehatan dengan baik dengan tujuan utamanya memperbaiki dokumen perencanaan khususnya rencana kerjanya di tahun 2024.

Baca Juga: 360 Personil Pengamanan Operasi Mantap Brata Anoa 2024 Baubau

Nanti, lanjutnya, agar indikator-indikator kesehatan di Kota Baubau itu meningkat seperti standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan bisa meningkat. Kemudian ada indikator pelayanan kesejahteraan masyarakat (IKM) Kota Baubau bisa meningkat.

"Sebenarnya itu dasar dari kegiatan pendampingan ini. Nah untuk mencapai tujuan itu kami melakukan beberapa kali workshop untuk meningkatkan kapasitas SDM kesehatan dalam bidang perencanaan.

Dikatakan, untuk mereview dan merevisi program kerja dari Dinas Kesehatan yang melibatkan Puskesmas-puskesmas se-Kota Baubau.

Sehingga yang menjadi target adalah staf-staf puskesmas inilah yang akan dilatih karena dasar menyusun program kegiatan itu dari puskesmas, jadi puskesmas memasukan program kegiatan di aplikasinya.

"Jadi yang tahu kebutuhan masyarakat itukan puskesmas yang langsung kontak dengan masyarakat itu puskesmas. Jadi puskesmas membutuhkan kapasitas yang baik untuk SDM, jadi bagaimana mengumpulkan data, mengelola data menjadi informasi dan merumuskan masalah dan program," jelasnya.

Baca Juga: Ketua DPW APBDESI Sultra Resmi Lantik Pengurus DPC APDESI Muna

"Jadi dimasukan ke sistem nanti di dinas meramunya kemudian dinas ini juga menyusun sesuai pedoman Peraturan Menteri dalam Negeri (Permendagri)," tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau dr Lukman merespon baik adanya program dari Kementrian apalagi dalam rangka peningkatan mutu pelayanan.

"Jadi kita sangat berterima kasih Kementrian Kesehatan memilih Baubau sebagai lokus untuk dilakukan pendampingan dalam menyusun perencanaan yang baik sehingga melahirkan kerja pembangunan dibidang kesehatan," ucapnya.