Prospek Dunia Kerja, 40 Calon Wisudawan (i) FKM Unidayan Diberi Pelatihan Soft Skill dan Layanan Karir

PUBLIKSATU, BAUBAU - Usai di yudisium pada senin (27/11/2023), sebanyak 40 orang calon wisudawan (i) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan Baubau mengikuti pelatihan soft skill dan layanan karir.
Bagi peserta yudisium selain menyandang gelar S1, pelatihan tersebut merupakan faktor penunjang keahlian untuk menghadapi dunia kerja di kemudian hari.
Baca Juga: 40 Mahasiswa FKM Unidayan Resmi Menyandang Gelar SKM
"Tujuan dari soft skill adalah untuk memberikan bekal pada calon wisudawan (i) dalam menghadapi dunia kerja dan agar dapat lebih siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif," kata Dekan FKM Unidayan Baubau Rininta Andriani.
Pun, 40 mahasiswa dan mahasiswi yang sudah berhak menyandang gelar SKM tersebut diharapkan harus tetap memaksimalkan potensinya dalam menghadapi dunia kerja.
"Harapannya para calon wisudawan (i) tersebut dapat mempersiapkan diri dengan baik, dapat lebih siap dalam menghadapi dunia kerja," harapnya.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Berkampanye di Jabodetabek
Dikatakan, pembekalan pelatihan soft skill itu diagendakan selama satu hari dan kegiatan difokuskan di aula disalah satu hotel terkemuka yang ada di Baubau.
Adapun sejumlah narasumber yang terlibat dalam memberikan pelatihan, ada yang dari internal kampus unidayan itu sendiri, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau serta dua orang konselor.
Baca Juga: Tersangka Suap Pengurusan Dana PEN, Bupati Muna Rusman Emba Diperiksa KPK
Narasumbernya antara lain Dr. Rininta Andriani, S.Sos, M.Kes Dekan FKM Unidayan, Dahmar SKM M.Kes dosen FKM Unidayan, Masful Zydi Ibrahim, S.Pd, MM dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Baubau, Budi Utama, SKM, MKM Kepala Puskesmas Katobengke, serta dua konselor, masing-masing Dino Rizadman Raiha M.Psi dan Waode Nurhasana M.Psi.