Berita Terkini
Hukum

Empat Kru Tewas dalam tabrakan KA Lokal Bandung Raya dan KA Turangga

Oleh Ramli Akhmad · Jumat, 5 Januari 2024 22:32 WIB · 2 menit baca
Empat Kru Tewas dalam tabrakan KA Lokal Bandung Raya dan KA Turangga
Kecelakaan tabrakan KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya. (Akun X Info Mitigasi)

PUBLIKKSATU, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan sebanyak empat kru KAI meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Lokal Bandung Raya dan KA Turangga yang terjadi Petak Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1) sekitar pukul 06.03 WIB.

Menurut EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji, pihak KAI menyampaikan belasungkawa sekaligus mengapresiasi atas jasa para kru yang telah berkontribusi terhadap KAI.

Empat kru yang meninggal dunia dalam Kecelakaan Kereta Api (KKA) antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung, dan Commuterline Bandung Raya, yaitui Masinis, Asisten Masinis, Pramugara, dan Sekuriti.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya sejumlah petugas KA akibat kecelakaan tersebut. Kami sangat mengapresiasi jasa mereka yang telah berkontribusi terhadap perusahaan," ujar Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam keterangan resmi, Jumat (5/1).

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Ibrahim Tompo, menyampaikan tabrakan adu banteng KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya telah merenggut tiga korban jiwa yang keseluruhan merupakan kru kereta api. Meliputi masinis KA Lokal Bandung Raya, asisten masinis KA Lokal Bandung Raya, dan pramugara KA Turangga.

"Untuk sementara korban diduga meninggal dunia, yaitu Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka a.n Julian Dwi setiono, Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang - Cicalengka a.n Ponisan, dan Pramugara KA Turangga a.n Andrian 22thn," kata Ibrahim Tompo dalam keterangan resmi, Jumat (5/1).

Sementara itu, pihaknya menyebut ada 28 orang korban luka-luka yang keseluruhannya telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Adapun kapasitas penumpang masing-masing kereta api tersebut terdiri KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Lokal Bandung Raya sebanyak 191 orang.

Untuk informasi, dalam kecelakaan ini satu lokomotif terlihat ringsek, sementara lokomotif lain terangkat ke atas dan terlihat miring bahkan jatuh ke petak sawah. Hingga kini seluruh stakeholder terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), KAI, KAI Commuter, Basarnas, TNI, Polri masih melakukan evakuasi gerbong yang ringsek sehingga perjalanan KA bisa beroperasi dengan normal.