Berita Terkini
Baubau

Target PMPZI 2024, Kemenag Baubau Gandeng Stakeholder Sosialisasi Standar Layanan

Oleh Murdin · Jumat, 23 Februari 2024 12:17 WIB · 2 menit baca
Target PMPZI 2024, Kemenag Baubau Gandeng Stakeholder Sosialisasi Standar Layanan
Kepala Kemenag Kota Baubau H Mansur (Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau menargetkan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) 2024.

Tahapan seleksi menuju PMPZI 2024, dari 33 Satuan Kerja (Satker) Kemenag se-Indonesia terseleksi hingga 26 salah satu satker memenuhi syarat Kemenag Kota Baubau, hal ini berdasarkan pengumuman hasil penilaian pendahuluan calon pilot project.

Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau H Mansur mengatakan, Kemenag menggelar rapat sosialisasi standar pelayanan dengan melibatkan seluruh stakeholder.

Stakeholder meliputi Ormas, MUI Kota Baubau, GP Ansor, FKUB, Baznas, PC NU, PC Muslimat, Fatayat NU, PD Muhammadiyah, PD Aisiyah, BKMT, PD Wanita Muslimah, Akademisi, LSM, Wartawan Buton Pos, Pimpinan Pondok SAW dan Travel PT Al Bayan Permata Ujas.

"Sore hari ini kita rapat sosialisasi standar pelayanan stakeholder," kata H Mansur usai rapat sosialisasi digelar di aula Muirun Awi Kemenag Kota Baubau, kamis 22/2.

Kepala Kemenag Kota Baubau H Mansur bersama Stakeholder usai rapat sosialisasi. (Foto Murdin) (Murdin)

Dikatakan, pelayanan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau meliputi beberapa item Subag TU, Bimas Islam, Madrasa, Pakis, Haji dan Umrah dan Layanan KUA.

"Kita sosialisasikan di stakeholder dalam hubungan dengan bagaimana standar-standar layanan itu bisa diketahui oleh stakeholder," paparnya.

Ia menyebutkan, nama layanan itu bisa berapa lama diwujudkan atau direalisasikan dan kemudian membutuhkan biaya atau tidak.

"Kesimpulan kita dari semua layanan itu tidak ada biaya dalam lingkungan kantor Kementerian Agama Kota Baubau," bebernya.

Dari hasil rapat,kata dia, respon seluruh stakeholder cukup positif dan melalui acara tersebut agar memahami seperti apa bentuk layanan di Kemenag karena selama ini secara sepintas belum dipahami dengan baik.

"Dengan adanya sosialisasi tadi standar layanan kami mudah-mudahan para stakeholder itu sudah bisa memahami lebih baik lagi dan bisa berkontribusi positif terhadap survei-survei disampaikan tim penilai," harapnya.