Raih Predikat Paripurna, Puskesmas Wajo Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kementerian Kesehatan RepubIik Indonesia (Kemenkes RI) terus mendorong Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) agar meningkatkan kualitas layanan.
Untuk itu, lembaga survei independen Komite Akreditasi Kesehatan (KAKP) yang bernaung di bawah Kemenkes RI diberi kewenangan melakukan penilaian bagi seluruh Puskesmas saat mengikuti akreditasi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Wajo Arni Maruju, AMG.,SKM mengatakan KAKP kini melakukan survei penilaian mutu kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Wajo.
"Alhamdulillah setelah penilaian ini kami mendapatkan predikat akreditasi dengan nilai Paripurna," kata Arni Maruju ditemui Puskesmas Wajo, jamat 23/2.
Menurut mantan Kepala Puskesmas Kadolomoko ini, puskesmas wajo satu-satunya dari 17 puskesmas di Baubau berani maju mengikuti akreditasi pada tahun 2016 dan saat itu meraih nilai dasar.
Alhamdulillah artinya satu-satunya ini ada di Kota Baubau dari 17 puskesmas tahun 2016 itu puskesmas wajo berani maju menjalankan kegiatan akreditasi dan mendapat predikat dasar
Kan di puskesmas waji it sudah yang ketiga kalinya melakukan akreditasi sebenarnya. Jadi tahun 2016 perna melakukan akreditasi satu-satunya puskesmas ada di Baubau dari 17 puskesmas ada, dan alhamdulillah nilainya dasar.
"Kemudian 2019 untuk kedua kali puskesmas wajo menjalani penilaian akreditasi dan alhamdulillah saat itu mendapat nilai madya. Nah di 2023 ini dilakukan Kemenkes dalam hal ini penilaian survei dilakukan lembaga KAKP dan hasil akreditasi puskesmas wajo mendapatkan predikat paripurna," paparnya.
Karena meraih berbagai predikat, puskesmas wajo berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar masyarakat puas terhadap pelayanan diberikan.
"Semoga dengan kamis puskesmas wajo mendapatkan predikat akreditasi paripurna ini tentunya harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan kesehatan ada di puskesmas wajo," harapnya.
Peliput: Murdin