Safari Ramadan Pj. Walikota Baubau Bagi Bantuan Masjid dan Warga
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU – Safari Ramadan perdana tahun 2024 Pj. Wali Kota Baubau Dr Muhammad Rasman Manafi, SP, M.Si di Masjid Ar Rahman Perumnas Waruruma, Kecamatan Kokaluna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Didampingi sejumlah kepala SKPD Wali Kota Membagikan bantuan untuk Masjid Ar-Rahman Kelurahan Waruruma, Masjid Nurul Qalbu, Kelurahan Liwoto dan Rumah Quran Kelurahan Sukanayo serta bantuan peralatan bengkal dan gerobak dorong untuk warga, semuanya untuk Kecamatan Kokalukuna.
Pj Wali Kota yang sudah berada di Perumnas Waruruma sejak buka puasa itu langsung ikut shalat magrib dengan jamaah masjid Ar-Rahman. Setelah sholat magrib wali kota yang juga masih menjabat Ketua Panitia Pembangunan Masjid Ar-Rahman itu meninjau lokasi pembangunan Kantor Marbot yang berada di samping masjid. Setelah makan malam wali kota yang didampingi sejumlah kepala SKPD itu mengikuti sho;at Isya, ceramah tarawih, membagikan bantuan dan sholat Tarawih bersama warga.
Pada kesempatan itu, Pj Wali Kota Baubau Muhammad Rasman Manafi meminta pengurus masjid dan warga agar menggunakan bantuan pemerintah sebaik-baiknya untuk kebaikan bersama. Wali kota menyadari kalau bantuan itu kecil, tapi hanya itulah yang bisa diberikan di tengah keterbatas anggaran. “Siapa pun pemimpin dan daerah mana pun berada pasti ingin yang terbaik untuk rakyat. Tapi kami juga harus menyadari keterbatasan anggaran,” katanya.
Wali Kota Baubau Muhammad Rasman Manafi bersama penerima bantuan (ramli akhmad)
Rasman Manafi juga meminta kepada masyarakat kalau ada masalah laporkan ke RT, RW, Lurah, Camat sampai kepala SKPD terkait. “Saya yakin kalau dilaporkan pasti bisa diselesaikan karena saya sendiri masuk salah satu anggota Grup WA yang anggotanya Ketua RT dan Ketua RW se-Kota Baubau, mereka juga melapor masalah yang dihadapi warganya untuk diselesaikan,” katanya.
Pj. Wali Kota juga meyakinkan kepada masyarakat, pihaknya akan menangani dengan baik stiap keluhan warga. “Saya selalu ingatkan kepada kepala SKPD dan aparat pemerintah untuk selalu menangani dengan tuntas aduan masyarakat. Jangan ditumpuk berlarut-larut aduan masyarakat, sebab kalau aduan yang sudah menumpuk itu sampai ke saya, berarti anda tidak bisa kerja,” katanya sedikit mengancam.(ram)