Kepala BPJS Kesehatan Klaim 15 Miliar, Dinkes Sebut Anggaran BPJS Kesehatan 16 Miliar Lebih

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Baubau mengklaim anggaran BPJS Kesehatan disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau Rp 15.000.000.000 lebih.
Kepala cabang (Kacab) BPJS Kesehatan Diah Eka Rini, S.Si Apt M.Kes mengatakan, anggaran belasan miliar tersebut peruntukan masyarakat didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan.
"Disiapkan Pemkot itu kurang lebih Rp 15 miliar lebih untuk mendaftarkan penduduk sebagai peserta yang ditanggung oleh daerah," kata Diah kepada koran ini di ruang kerjanya, selasa 26/3.
Kacab yang masih tergolong baru ini mengatakan, anggaran sebesar Rp 15 miliar tersebut dalam bentuk kerjasama BPJS Kesehatan dan Pemkot Baubau selama 12 bulan untuk tahun 2024.
Disebutkan, anggaran 15 miliar lebih dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 37 orang praktis masing-masing mendapatkan tanggungan Rp 35.000.
"Jadi kalau kondisi sekarang memang yang sudah didaftarkan oleh pemda itu sebesar 37 ribu di bulan maret ini artinya, memang nanti tentu saya kira pemda pasti akan memperhatikan ini," harapnya.
Hanya saja kata dia, anggaran Rp 15 miliar lebih itu harusnya hanya menanggung peserta sebanyak 35 ribu orang sementara Pemkot mendaftarkan 37 ribu orang.
"Yang didaftarkan saat ini 37 ribu sebenarnya kalau berhitung dari kesesuaian anggaran harusnya 35 ribu perbulanya. Kurang lebih 1 miliyar lebih untuk bisa menyesusaikan dengan peserta yang ada saat ini," paparnya.
Terkait adanya perbedaan besaran anggaran. Sebelumnya dirilis Publiksatu.co Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau melalui Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Manusia Kesehatan menyebutkan, anggaran BPJS Kesehatan PBI disiapkan sebesar Rp 16 miliar lebih.
Peliput: Murdin