Berita Terkini
Baubau

Mahasiswa UM Buton Ikut Program Ferienjob di Jerman, Warek lll: Kita Tidak Tahu Sama Sekali

Oleh Murdin · Selasa, 2 April 2024 10:38 WIB · 2 menit baca
Mahasiswa UM Buton Ikut Program Ferienjob di Jerman, Warek lll: Kita Tidak Tahu Sama Sekali
Wakil Rektor lll UM Buton Syamsul Bahri Bahar. ( Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menegaskan, mahasiswa yang ikut program Ferienjob di Jerman diluar sepengetahuan kampus.

"Bahwa ini memang diluar kendali kita, memang kita tidak tahu sama sekali," kata Wakil Rektor (Warek) lll UM Buton Dr Syamsul Bahri Bahar ST MT ditemui di ruang kerjanya, sabtu 30/3.

Sebelumnya heboh pemberitaan, sebanyak 41 universitas di tanah air diduga terlibat dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus ferienjob termasuk didalamnya kampus UM Buton.

"Jadi kejadian ini sebenarnya memang kita sesalkan juga kita punya mahasiswa tapi kan mau dibilang apa," ucap Syamsul seraya pasrah atas masalah yang terjadi menimpa mahasiswa UM Buton.

Terkait program ferienjob, ia menjelaskan, program magang memiliki mekanisme salah satunya ada undangan secara resmi yang ditujukan ke kampus namun hal itu tidak dilakukan.

Lanjutnya, tapi anehnya tidak menuju ke perguruan tinggi jadi hanya di ekspos di internal lingkungan mahasiswa, informasi itu hanya dari mahasiswa tidak ditembuskan ke perguruan tinggi.

Jadi perguruan tinggi itu ada surat resmi mau dari swasta maupun dari pemerintah biasanya kita tindaklanjuti, jadi kalau ada surat seperti itu kita tindaklanjuti karena dasarnya ada.

"Dasarnya ada surat, undangan seperti magang tapi ini kan nggak ada," jelasnya kepada wartawan saat di konfirmasi.

Ia menuturkan, pihaknya tidak membantah dari sekian puluhan universitas diduga terlibat kasus TPPO salah satunya mahasiswa dari UM Buton itu diketahui setelah mahasiswa bersangkutan melapor.

"Persoalan mahasiswa kita salah satunya dari berapa perguruan tinggi, itu kami tahu setelah tiba-tiba melapor "pak saya ini lolos" Kami juga kaget, dari mana? Karena tidak ada surat masuk ini pake mendaftar secara mandiri," katanya.

Peliput: Murdin