Berita Terkini
Baubau

Diduga Tiga Petugas Damkar Diberhentikan Tanpa Alasan Jelas, Begini Tanggapan Kadis Damkar

Oleh Murdin · Selasa, 16 April 2024 15:03 WIB · 2 menit baca
Diduga Tiga Petugas Damkar Diberhentikan Tanpa Alasan Jelas, Begini Tanggapan Kadis Damkar
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Baubau, Muhammad Massad (Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Diduga tiga petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Baubau dikeluarkan tanpa alasan jelas.

Masing-masing ketiga petugas tersebut diantaranya Helmi, Darfin dan Saldin. Ketiganya sudah tidak bekerja lagi berdasarkan surat dikeluarkan pada tanggal 26 Februari 2024. Dengan Nomor 800.1.6.5/25 perihal pemberhentian gaji atau insentif.

Darfin salah satu petugas memastikan bahwa sudah diberhentikan dan sudah tidak bekerja lagi karena berdasarkan surat pemberhentian yang telah diterimanya.

Darfin mengatakan, penyebab dia dikeluarkan karena tidak mengindahkan tuntutan pihak dinas agar mengikuti kegiatan karate yang ada dinas damkar.

"Iya betul. Intinya permasalahan ini hanya faktor tidak ikut karate, kenapa secepat itu mau dipecat," tanya Darfin dengan nada tegas.

Pun, tidak mengindahkan ajakan mengikuti kegiatan karate, namun ia mempertanyakan bagaimana dengan petugas lainya yang tidak mengikuti karate tapi tidak diberhentikan.

"SK Walikota itu kan kolektif hanya beberapa personil tahun ini bisa ikut yang lama itu tidak bisa ikut, apa kehebatan mereka? Kalau memang SK walikota itu kolektif kenapa tidak semua diikut sertakan," tegasnya.

Ia kembali menegaskan, sementara terkait kedisiplinan menjalankan tugas sebagai petugas damkar ia tunaikan.

Penyebab tidak ada perbedaan sebagaimana dialami Darfin, Saldin yang petugas damkar mengaku dikeluarkan hanya gegara tidak mengindahkan keikutsertaan kegiatan karate.

Ia merasa dalam keikutsertaan karate tersebut seolah ada diskriminasi pasalnya, hanya petugas baru yang ditekan untuk mengikuti karate sedangkan yang lama tidak diikutsertakan.

"Tidak ikuti permintaan dinas karen saya rasa posisinya karate ini macam dibatasi seniornya kita tidak ikut, batas sampai 2019 saja boleh ikut," katanya.

Adapun mengenai kedisiplinan dalam menjalankan tugas, Saldin mengakui beberapa kali tidak menjalankan tugasnya.

"Karena kalau masalah kehadiran memang ada beberapa bulan tapi tidak sepadan dengan teman-teman ada juga yang bolong-bolong, banyak juga," katanya.