Rupanya Ketiga Petugas Damkar Dipecat Masing-masing Sudah Berkeluarga

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sudah menjadi kewajiban dan tugas pemerintah menekan tingkat angka pengangguran di tengah-tengah masyarakat.
Namun berbeda dengan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bagaimana tidak, baru-baru ini tiga orang petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) dipecat.
Sungguh malang nasib ketiga orang mantan petugas tersebut bagaimana tidak, rupanya masing-masing ketiganya sudah pada berumah tangga.
Tidak hanya bertaruh nyawa karena menghadapi kobaran api saat ada kejadian kebakaran namun, ketiganya bertumpu pengharapan istri dan anak-anak yang dimiliki.
Sebut saja Darfin salah satu petugas yang harus menerima pil pahit karena dipecat hanya gegara tolak tawaran mengikuti kegiatan karate, ia memiliki istri dan tiga orang anak.
"Sudah-sudah, tiga orang," ucap Darfin kepada koran ini dengan nada penuh pengharapan ingin dikembalikan seperti semula bekerja di Damkar.
Bapak tiga orang anak ini mengaku, ia menolak ajakan mengikuti karate karena faktor umur selain itu karena sudah memiliki anak.
"Saya memang notabene tidak mau ikut karena apa? Karena tidak sesuai dengan saya punya pemikiran, itu bukan tugas pemadam itu. Kira-kira kita yang tua ini mau ikut karate untuk apa? Ada turnamen apa sudah tidak mungkin," tanya Darfin dengan tegas.
Kalau Darfin sudah berumah tangga dan memiliki tiga orang anak demikian pula, Saldin berumah tangga dan sudah memiliki satu orang buah hati.
"Iya sudah, anak buah sy (saya) 1 orang," kata Saldin saat percakapan singkat melalui pesan whatsapp, kemarin.
Dikatakan Saldin, ia menjadi bagian dari keluarga besar Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau tersebut sudah berjalan bertahun-tahun.
"Mau masuk 6 (enam) tahun kak (wartawan)," akunya.