Berita Terkini
Baubau

Berkat Program JKN, Syarif bisa Operasi Patah Tulang Gratis

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 29 April 2024 23:45 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Berkat Program JKN, Syarif bisa Operasi Patah Tulang Gratis
Syarif Farza

BAUBAU – Program Jaminan Kesehatan Nasioal (JKN) adalah salah satu program andalan pemerintah yang dapat menanggung seluruh biaya pengobatannya peserta JKN sesuai dengan indikasi medis. Semua peserta JKN berhak mendapatkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh. Salah seorang peserta JKN di Kota Baubau, Syarif Farza (35) mengakui pernah memanfaatkan layanan melalui Program JKN untuk pengobatan patah tulang yang dialami akibat jatuh.

Kepada tim Jamkesnews yang menemuinya, Syarif mengungkapkan kejadian yang dialaminya tersebut terjadi pada tahun 2021, atau tepat tiga tahun setelah dia terdaftar menjadi peserta JKN.

“Awal mendaftar sebagai peserta JKN karena saat itu belum punya pekerjaan tetap jadi saya daftar sebagai peserta mandiri yang iurannya dibayar sendiri, kalau sekarang kan saya sudah ditanggung oleh kantor. Alhamdulillah sejak terdaftar sampai hari ini, saya baru satu kali gunakan saat operasi patah tulang tangan. Itupun semuanya gratis dan tidak ada kendala selama di rumah sakit, mulai dari operasi hingga perawatan pasca operasi,” ungkap Syarif.

Terdaftar sejak tahun 2018 menjadi peserta JKN, Syarif merasa beruntung akan semua kemudahan layanan yang diperolehnya. Dia menuturkan, mulai dari proses pendaftaran kepesertaannya yang kala itu masih harus ke kantor BPJS Kesehatan dan mengantre, kini semua administrasi kepesertaan JKN dapat dilakukan di mana saja hanya melalui gawai.

“Saya kira ini perubahan yang sangat signifikan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, kami sebagai peserta merasa puas akan pelayanan ini. Apalagi di rumah sakit atau puskesmas pelayanan yang diberikan semakin hari semakin membaik. Kayaknya sekarang sudah kurang kita dengar keluhan pasien, apalagi kan dulu itu selalu ada perbedaan pasien dari peserta JKN dengan yang umum, tapi sekarang rasanya sudah tidak ada lagi yang seperti itu,” sambungnya.

Tak hanya dirinya yang pernah memanfaatkan layanan melalui Program JKN di fasilitas kesehatan, sang istri pun turut merasakan manfaat program ini. Syarif mengatakan saat persalinan istrinya kala itu di salah satu rumah sakit di Kota Baubau, semua biaya pengobatannya gratis berkat Program JKN.

“Mulai dari pemeriksaan rutin setiap bulan di puskesmas oleh bidan, sampai saat itu harus dirujuk ke rumah sakit untuk melahirkan, semua biayanya nol rupiah. Kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah menghadirkan program ini. Saya rasa Program JKN ini salah satu program unggulan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” papar Syarif.

Lebih lanjut dikatakan Syarif, sakit bisa menyerang siapa dan kapan saja. Untuk itulah, masyarakat perlu mempunyai asuransi kesehatan sedini mungkin sebagai proteksi diri. Baik menjadi peserta mandiri seperti yang pernah ia lakukan, atau terdaftar sebagai tanggungan tempat bekerja.

"Kehadiran Program JKN yang telah digulirkan pemerintah ini selain untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, namun juga memberikan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan setiap masyarakat. Kalau jaman dulu masih ada istilah orang miskin dilarang sakit, rasanya sekarang hal itu tidak terjadi lagi," tuturnya.

Syarif juga mengungkapkan salah satu ciri negara yang maju adalah negara yang sudah memiliki jaminan kesehatan kepada rakyatnya dan Program JKN ini merupakan wujud dari kehadiran negara kepada rakyatnya.

"Saya berharap Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan ini tetap ada, karena sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Ini sudah saya buktikan sendiri dengan pengalaman saya selama mengalami menjalani operasi patah tulang tangan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun dan dengan perawatan yang sangat baik,” beber Syarif.

Bagikan