Kisah Melisa, Melahirkan dengan Nyaman Tanpa Tegang Berkat Program JKN
Bagikan

BAUBAU - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan kembali membawa manfaat bagi pesertanya. Melisa (22) salah satu yang tak merasa risau ketika hendak bersalin. Warga Kelurahan Tomba, Kota Baubau ini sangat senang telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI-APBD) Kota Baubau.
Menurutnya, kehadiran program JKN telah menjadi "penolong" dirinya ketika menjalani proses kelahiran sang buah hati.
"Saya melakukan persalinan di RS Siloam Baubau. Selain karena paling dekat dengan rumah, menurutku fasilitas yang ada disana juga sangat lengkap, jadi proses persalinan bisa saya lalui dengan nyaman tanpa rasa tegang,” ujar Melisa.
Melisa mengaku sangat terbantu dengan Program JKN ini. Ibu muda ini mengaku selain persalinan, dirinya telah beberapa kali memanfaatkan layanan JKN untuk mengakses pelayanan kesehatan. Bahkan, dia sudah tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun selama menggunakan layanan JKN.
“Saya tidak bisa bayangkan kalau harus bersalin dengan biaya sendiri, karena sudah pasti banyak biaya lain-lain yang harus saya siapkan, mulai dari perlengkapan bayi, atau membeli vitamin-vitamin yang dibutuhkan untuk ibu hamil, kalau tidak jadi peserta JKN sudah pasti saya harus keluarkan lagi uang di tabungan,” ungkap Melisa saat membagikan kisahnya.
Diakui Melisa, adanya anggapan masyarakat luas tentang proses pengobatan menggunakan layanan JKN yang kadang disebut merepotkan. Misalnya peseta harus ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, lalu kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.Tetapi bagi Melisa hal tersebut dapat dimaklumi untuk menghindari penumpukan pasien di rumah sakit.
“Yah kita sebagai peserta JKN harus tahu juga apa yang menjadi hak dan kewajiban kita. Hak kita mendapatkan pelayanan yang berkualitas, tapi jangan lupa menaati prosedur adalah salah satu dari kewajiban yang harus dipatuhi juga. apelayanan kesehatan berjenjang ini salah satu hal yang diatur oleh pemerintah, jadi tidak bisa kita hanya sakit sedikit kita langsung ke rumah sakit, kecuali dalam kondisi darurat,” bebernya.
Banyaknya manfaat yang ia rasakan, Melisa menghimbau untuk masyarakat yang belum terdaftar dalam program JKN untuk secara sadar mendaftarkan diri. Karena program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini memberikan banyak kemudahan dalam mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ada di seluruh Indonesia. Hal ini juga, menurut Melisa dapat meminimalisir kekhawatiran akan biaya kesehatan yang semakin hari semakin mahal.
“Bagi saya, dalam jaminan kesehatan saat ini, JKN tidak ada duanya, karena programnya jelas, pelayananya juga mudah. Saat berobat juga aturannya ada dan pastinya kami sebagai peserta tahu kemana harus mencari informasi, karena sekarang kan sudah ada aplikasi Mobile JKN, jadi bisa lewat aplikasi semuanya,” sambung Melisa.
Diakhir perbincangan, Melisa menyampaikan bahwa adanya aplikasi Mobile JKN yang menurutnya sangat membantu utamanya dalam hal administrasi peserta. Dirinya berharap agar ke depannya BPJS Kesehatan dapat terus menghadirkan inovasi lain yang memberikan kemudahan untuk peserta.
“Aplikasi Mobile JKN ini adalah salah satu inovasi unggulan dari BPJS Kesehatan yang sangat populer utamanya dikalangan generasi mudah. Kalau saya lihat fitur-fitur yang ada juga sangat mudah. Apalagi ada kis digital yang bisa digunakan untuk berobat tanpa perlu repot-repot lain bawa kartu fisik atau bahkan kalau kita lupa bawa KTP. Mudah-mudahan ke depannya nanti BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan fitur-fitur yang memberikan kemudahan untuk seluruh peserta Program JKN,” tutup Melisa.