Baubau

Berkali-kali Manfaatkan Layanan, Zatia Puji Berbagai Inovasi BPJS Kesehatan

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Jumat, 24 Mei 2024 13:08 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Berkali-kali Manfaatkan Layanan, Zatia Puji Berbagai Inovasi BPJS Kesehatan
Wa Ode Zatia (55) peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merupakan warga Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau

BAUBAU – Manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya Wa Ode Zatia (55) peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merupakan warga Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau.

Zatia telah terdaftar sebagai peserta Program JKN sejak tahun 2014. Ia mengaku telah merasakan manfaat menjadi peserta JKN ketika berobat.

“Saya merasakan betul manfaat menjadi peserta JKN ini. Sudah berkali-kali saya menggunakan kartu JKN untuk berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Walaupun hanya berobat di puskesmas dekat rumah tapi pelayanannya sangat memuaskan,” ujar Zatia.

Selama memanfaatkan layanan melalui Program JKN, Zatia yang juga seorang ibu rumah tangga ini mengaku tidak pernah dibebankan biaya apapun. Bahkan dirinya memuji pelayanan yang diberikan karena meskipun menggunakan kartu JKN, tidak dibedakan dengan pasien umum lainnya.

“Selama berobat ini saya tidak pernah mengeluarkan biaya sepeserpun. Administrasinya juga tidak ribet selama kita mengikuti semua proses sesuai ketentuan,” kata Zatia.

Ditemui saat tengah berbincang dengan salah satu petugas pengamanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Zatia yang baru saja selesai mengurus administrasi kepesertaan JKN miliknya menuturkan kemudahan layanan yang terus ditingkatkan dalam Program JKN ini menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan program ini.

“Mungkin masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, tapi sejauh ini Program JKN sudah menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik. Banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaat dari program ini,” ungkapnya.

Meski terdaftar sebagai peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, Zatia merasa tidak ada diskriminasi pelayanan yang dia terima selama ini, baik di fasilitas kesehatan maupun di Kantor BPJS Kesehatan.

“Kalau sekarang masih ada yang mengeluh soal pelayanan yang kurang baik itu mungkin bisa dihitung dengan jari saja. Atau bisa jadi karena masyarakat yang belum tahu prosedur yang benar, makanya harus lewati ini dan itu, mungkin terkesan ribet tapi kalau sudah ditahu alurnya, insyaallah semuanya aman,” sambung Zatia.

Bagi Zatia, Program JKN ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah akan masyarakat yang kurang mampu seperti dirinya. Zatia paham betul akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan, sebab dia memahami bahwa sakit bisa datang kapan saja dan menyerang siapa saja.

“Sekarang kalau saya atau anak saya sakit, kita khawatir lagi soal biaya, kan ada Program JKN. Tidak perlu lagi keluarkan uang untuk beli obat, jadi biar sedikit tapi saya bisa simpan-simpan uangku untuk keperluan lainnya. Makanya bagi yang belum jadi peserta JKN segeralah daftar, karena banyak sekali manfaatnya. Apalagi kalau berobat sekarang sudah gampang, sisa bawa KTP atau KK sudah langsung dilayani,” imbuhnya.

Wanita paruh baya ini mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Dia berharap program JKN selalu hadir dengan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat, serta BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi layanan yang memudahkan peserta JKN dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Sangat bersyukur pokoknya karena sudah jadi peserta JKN. Tidak bisa saya bayangkan kalau tidak ada program ini, berapa banyak biaya yang harus saya keluarkan setiap kali akan berobat seandainya tidak ada program ini. Apalagi ekonomi tergolong sulit seperti saat ini. Semoga program ini bisa terus hadir melayani masyarakat sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapat pengobatan,“ harapnya.

Bagikan