Berita Terkini
Baubau

Tonjolkan Kegiatan Kearifan Lokal, Pemkot Berikan Apresiasi SDN 1 Baadia

Oleh Murdin · Rabu, 29 Mei 2024 23:23 WIB · 2 menit baca
Tonjolkan Kegiatan Kearifan Lokal, Pemkot Berikan Apresiasi SDN 1 Baadia
Giat kearifan lokal SD Negeri 1 Baadi. (Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berikan apresiasi Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Baadia yang sukses menggelar kegiatan yang bernuansa kearifan lokal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Hasrin memberikan aplos atas kegiatan panggung ekspresi bagi siswa kelas VI SDN 1 Baadia Kelurahan Melai, Kecamatan Murhum, rabu 29/5.

"Saya kira ini kegiatan bagus sekali, desain acaranya juga bagus kemudian tampilannya tidak membosankan sehingga bisa dilihat orang tua siswa dan ini saya yakin merupakan ajang promosi sekolah juga supaya menarik minat orang tua menyekolahkan anaknya disini," ucap Hasrin.

Dikatakan Hasrin, pentas seni kearifan lokal tersebut yang sudah digelar tentu akan membuat para orang tua siswa dan siswi akan merasa bangga ketika anak-anak mereka bisa tampil di panggung sejak dini.

"Karena betul-betul orang tua bisa melihat sendiri anak-anakny bisa tampil tidak ada satupun yang pasif, malu-malu kan tampil di panggung itu merupakan sebuah keberanian buat anak-anak," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kelas Vl B SDN 1 Baadia Ridwan Ana mengatakan panggung ekspresi merupakan kegiatan puncak daru kegiatan selama setahun dan dirangkum hari pasca penematan siswa dan siswi kelas VI.

"Tadi ada video jejak-jejak rekam bahwa kami itu apa yang kami tampilkan hari ini pernah dilakukan sebelumnya, bukan tiba masa tiba akal ketika disuruh tampil baru bikin. Begitu juga bahasa inggris tadi mereka sudah pernah berkomunikasi dengan Sail Indonesia ketika berkunjung disini," paparnya.

Ridwan menyebutkan, adapun beragam aksi yang ditampilkan saat ekspresi saat di panggung mulai dari kegiatan kearifan lokal tari lojo, bakat usaha mikro dan kecil menengah (UMKM), olahraga pencaksilat, film dokumenter kemerdekaan.

"Semua yang kami tampilkan tadi adalah semua proses belajar mengajar dan semua bidang studi, selama ini orang berasumsi praktek itu cuma olahraga dengan kesenian ternyata bidang studi harus praktek," ujarnya.

Dikatakan, tujuan dari ekspresi panggung saat penamatan tersebut untuk mengimplementasikan program pemerintah yakni kurikulum merdeka.

"Tujuanya ini kurikulum merdeka belajar itu adalah praktek, bukan mencatat atau bukan mendengarkan. Jadi orang mungkin belajarnya resep kue tapi kami bikin kue, jadi anak-anak pasti ingat," jelasnya.

Peliput: Murdin