Hingga Juni, KPP Pratama Baubau Capai Penerimaan Pajak Rp 231 Miliar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Target 692 miliar tahun ini, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Baubau mencatat capaian penerimaan pajak dari bulan Januari-Juni 2024 sebesar Rp 231,4 miliar.
Kepala KPP Pratama Baubau, Tangguh Dewantara mengatakan capaian penerimaan tersebut bersumber dari lima sektor perpajakan. Pertama adminstrasi pemerintahan, pertambangan, perdagangan, jasa keuangan dan angkutan pergudangan.
"Di lima sektor utama ini kita semuanya alhamdulillah masih tumbuh dengan growht pertumbuhan 12,7 persen mencapai 231,4 miliar," kata Tangguh Dewantara ditemui di kantornya, senin 22/7.
Secara sektor penyumbang paling besar yang pertama administrasi pemerintahan 36,7 persen, sektor pertambangan juga kontribusinya juga 32,2 persen, untuk perdagangan 13,6 persen, jasa keuangan kontribusinya 9,1 persen, angkutan pergudangan 4,1 persen.
"Untuk target PPh kita tumbuh 24,8 persen, untuk PPN kita masih -29,4 persen, sektor PBB5L -40,1 persen memang belum jatu tempo pembayaran, pajak lainya tumbuh 7,9 persen," rincinya.
"Jadi kalau dari Januari sampai Juni dibandingkan tahun lalu kita masih tumbuh 9,89 persen, jadi secara tahun ini dibandingkan penerimaan pajak tahun lalu dengan periode sama dari Januari sampai Juni kita masih tumbuh total 9,89 persen," bebernya.
Pun, target baru sekitar 33,55 persen hingga pertengahan tahun pihaknya tetap optimis bisa mencapai target hingga akhir tahun mendatang bahkan bisa melewati dari target yang ditentukan.
"Kita optimis sampai dengan Desember jadi sesuai dengan porsinya yang dari tahun ke tahun memang capaian nanti ditriwulan terakhir oktober, november dan desember kita cukup besar karena memang kita tadi sudah sampaikan kontribusi paling banyak di adminstrasi pemerintahan," katanya.
"Mudah-mudahan itu tentunya penuh dengan tantangan kita usahakan, kita lakukan edukasi kepada wajib pajak untuk membayar pajak dan melakukan pengawasan bagi wajib pajak," tambahnya.
Peliput: Murdin