Berita Terkini
Baubau

Program JKN Pilihan Terbaik Untuk Pengobatan Sapna

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Rabu, 31 Juli 2024 17:33 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Program JKN Pilihan Terbaik Untuk Pengobatan Sapna

BATAUGA - Wa Ode Sapnano Filanti (22) Warga Desa Bola, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara yang juga merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah merasakan manfaat dari program JKN itu sendiri.

Sapna mengaku belum lama ini mengunjungi salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setempat untuk mengecek kondisi giginya. Ia bercerita pada awalnya ia merasakan sakit gigi selama dua hari berturut-turut.

Sebelumnya ia mengira gigi nya berlubang, namun setelah mengonsultasikan masalah kesehatan giginya tersebut di puskesmas, ternyata gigi Sapna tidak berlubang melainkan telah terjadi pertumbuhan gigi bungsu yang salah posisi, yaitu ke arah samping bukan ke atas, sehingga hal inilah yang membuatnya merasakan sakit gigi selama dua hari berturut-turut.

"Dua hari dia sakit, saya kira dia berlubang gigiku. Kebetulan saat itu saya antar kakakku di Puskesmas jadi sekalian saya konsultasi tentang masalah gigi yang saya alami. Ternyata setelah dicek gigiku tidak berlubang, hanya gigi bungsuku yang tumbuh bukan ke atas tapi ke samping. Jadi, disarankan untuk dicabut itu gigi, tapi bukan dicabut biasa melainkan dioperasi," ujar Sapna.

Sapna juga menceritakan pengalamannya selama melakukan konsultasi kesehatan giginya di Puskesmas, ia mengakui bahwa pelayanan sebagai peserta JKN sangat dipermudah dan tidak dipersulit sama sekali. Dalam mengurus surat rujukan pun dipermudah, ditambah ia telah menjadi peserta JKN sehingga ia tidak perlu membayar lagi.

"Pengalaman selama menggunakan layanan dari Program JKN ini semuanya aman-aman saja. Alhamdulillah dilancarkan dalam pengurusan yang berkaitan dengan rumah sakit ataupun puskesmas, kemarin setelah saya dirujuk ke rumah sakit semuanya dimudahkan, bayangkan saja kalau saya tidak jadi peserta JKN, mungkin saya harus siapkan uang yang banyak untuk operasi gigi di dokter spesialis, karena memang tidak bisa dilayani di puskesmas atau semacamnya. Jadi, saya sangat puas dengan program ini," tambahnya.

Melalui pengalaman tersebut, Sapna menyadari betul betapa pentingnya menjaga kesehatan dan tidak lupa ia merasa sangat bersyukur atas adanya Program JKN yang memberikan perlindungan kesehatan bagi dirinya sebagai warga negara Indonesia. Sapan bersyukur karena program unggulan dari pemerintah ini telah membuktikan komitmennya untuk memberikan kepastian jaminan kesehatan yang bisa sampai ke seluruh rakyat Indonesia.

"Selain telah banyak membantu orang sakit, Program JKN juga berperan dalam pencegahan penyakit kronis. Karena ada kerabat saya didiagnosa menderita penyakit kronis, setiap bulan selalu diberikan obat khusus dan dipantau secara rutin, semua berkat program ini. Tanpa disadari program ini telah mendorong masyarakat untuk hidup sehat, produktif, dan sejahtera. Apalagi seperti yang kita ketahui bersama, dalam penerapannya program JKN ini melalui mekanisme asuransi sosial dengan tetap mengutamakan kualiatas pelayanan,’’ sambung Sapna.

Apalagi menurut Sapna, banyaknya kemudahan layanan administrasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN ini sudah tidak perlu diragukan lagi kehandalannya.

"Kalau di desa saya itu beberapa kali ada petugas BPJS Kesehatan (BPJS Keliling) yang datang langsung untuk melayani perubahan data, atau masyarakat yang belum terdaftar, bahkan keluhan atau sekedar tanya-tanya saja,’’ lanjutnya.

Menutup ceritanya, Sapna berpesan agar Program JKN ini terus berlanjut dan manfaatnya bisa sampai ke seluruh penjuru atau seluruh lapisan masyrakat.

"Program JKN dapat terus berlanjut agar menjadi penolong bagi masyarakat Indonesia yang memerlukan pelayanan kesehatan. Apalagi saat ini sudah ada Aplikasi Mobile JKN yang menjadi kanal layanan digital yang bisa mempermudah urusan masyarakat dari mana saja dan kapan saja," tutup Sapna.

Bagikan