Berita Terkini
Baubau

63 Mahasiswa FKM Unidayan Ikuti Pembekalan PBL II, Begini Arahan Dekan Rininta Andriani

Oleh Murdin · Senin, 3 Februari 2025 15:23 WIB · 2 menit baca
63 Mahasiswa FKM Unidayan Ikuti Pembekalan PBL II, Begini Arahan Dekan Rininta Andriani
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin (FKM Unidayan) mengikuti Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II. (Publiksatu/Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin (FKM Unidayan) mengikuti Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II.

Pembekalan PBL dilaksanakan di aula lantai ll gedung FKM Unidayan Baubau, Sabtu 1 Februari 2025. Acara pembukaan PBL II langsung dibuka Dekan FKM Unidayan Dr. Rininta Andriani S.Sos M.Kes.

Dalam arahannya, Rininta mengatakan kegiatan pembekalan dimana mahasiswa akan diberikan berupa materi-materi hal itu dilakukan agar ketika di lapangan mahasiswa siap melaksanakan program-program sudah ditetapkan.

"Alhamdulillah hari ini kita akan melaksanakan pembekalan berupa pemberian materi untuk di refreshing kembali materinya dengan tujuan kalian peserta PBL II siap melaksanakan kegiatan-kegiatannya di lapangan," kata Rininta.

Rininta menjelaskan, kegiatan PBL II adalah rangkaian dari PBL I sudah dilakukan dan selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan PBL III.

Lebih lanjut, kata dia, kegiatan PBL II merupakan kegiatan intervensi dimana ditetapkan program-program prioritas yang sudah didapatkan di pembekalan PBL sebelumnya yakni l.

Ia berharap, prioritas permasalahan yang akan di intervensi dalam pembekalan kedua bisa diselesaikan dengan baik.

"Kemudian tujuan dari pelaksanaan PBL II ini bisa juga kita capai dengan baik. Kompetensi-kompetensi kita harapkan di PB II dimana intervensi dilakukan membutuhkan yang namanya komunikasi," harapnya.

Selain kemampuan komunikasi, mahasiswa juga diharapkan bekerjasama tim dibutuhkan agar kegiatan intervensi itu bisa evektif, dan selanjutnya leadership.

"Kemudian ketiga adalah kepemimpinan jadi kepemimpinan bukan hanya kepemimpinan kelompok tapi bagaimana individu-individu bisa memimpin dirinya dengan baik agar bisa bersinergi dengan teman-teman satu tim," tutupnya.

Peliput: Murdin