SMPN 17 Terjunkan 127 Siswa Mengikuti Pelatihan Tenunan di Sulaa

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Kota Baubau mengimplementasikan salah satu program kegiatan P5.
Program P5 kurikulum merdeka tersebut mencakup yakni Proyek, Projek, Penguatan, Pelajar dan Pancasila. Salah satunya adalah kegiatan ekstra kurikuler dilaksanakan SMP Negeri 17 Baubau.
Dengan menggunakan tiga unit bus wisata Dinas Perhubungan Kota Baubau, SMP Negeri 17 Baubau menurunkan sebanyak 127 siswanya mengikuti pelatihan tenunan dikampung tenun di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari.
"Yang salah satunya kita ambil adalah moduk kegiatan tenun yaitu perpaduan antara tenun tradisional dan tenun moderen," kata Kepala SMP Negeri 17 Kota Baubau, Abdul Manan kepada Buton Pos, Sabtu 15/2.
Dikatakan, pihaknya memilih kegiatan tenunan yang berda di wilayah Topa tersebut dengan tujuan agar anak-anak diperkenalkan tenun tradisional dan tenun modern.
Kepala SMP Negeri 17 Kota Baubau, Abdul Manan (Murdin)
"Alasan kami mengambil tema tentang modul tenunan karena anak-anak nanti kedepanya bagaimana caranya supaya ingin bisa membuat produk salah satu atau ada keterampilan khusus sehingga ada kelanjutan dimasa depan mereka," harapnya.
Lebih lanjut, selain memperkenalkan kegiatan UMKM tradisional tersebut juga dilakukan permainan yang bersifat lokal.
"Kemudian kami setelah selesai kegiatan itu maka kita lanjutkan kegiatan tentang permainan tradisional meliputi tentang Ase, Kasede-sede dan pembersihan lingkungan di pantai," ujar Abdul Manan.
Untuk diketahui, 127 siswa yang mengikuti kegiatan tenunan di Sulaa tersebut adalah kelas Vlll dengan didampingi wali kelas masing-masing ditambah 1 orang guru serta dibagi beberapa kelompok.
Peliput: Murdin