Berita Terkini
Kepton

Tradisi Unik Ramadan di Busel

Oleh Nusma Nagara Muli · Sabtu, 1 Maret 2025 09:54 WIB · 3 menit baca
Tradisi Unik Ramadan di Busel

PUBLIKSATU, BATAUGA-Menjelang 1 Ramadan atau bulan puasa umat muslim diberbagai penjuru dunia marayakan penuh suka cita sebagai bulan penuh berkah. Tak terkecuali di Kabupaten Buton Selatan yang memiliki penduduk mayoritas muslim.

Meski penetapan 1 ramadan belum diputuskan pemerintah. Namun berbagai persiapan sudah nampak terlihat. Seperti yang terlihat di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga. Sejumlah warga bergotong royong membersihkan pemakaman umum. Sebagian remaja masjid juga tampak antusias membersihkan masjid maupun halamannya.

Begitupun di Kecamatan Sampolawa maupun kecamatan lain. Sejumlah masjid sudah mulai tampak dipercantik, pemakaman keluarga maupun umum dibersihkan. Tradisi ini sudah turun temurun/tradisi dilaksanakan tiap jelang bulan puasa maupun lebaran.

Sejumlah pasar di wilayah Busel tampak ramai pengunjung. Paling banyak ibu-ibu untuk berbelanja kebutuhan untuk menu makanan dan masakan agar dapur tetap mengepul jelang 1 ramadan.

Tradisi berdoa bersama atau haroa/baca-baca ini sudah umum dilaksanakan di masyarakat Buton. Tak terkecuali di Busel. Sejumlah warga yang kerja atau mengenyam pendidikan daerah terdekat seperti di Kabupaten Buton maupun di Kota Baubau sekitarnya pulang kampung atau mudik. Merayakan awal ramadan atau haroa bersama.

“Kita penuhi kebutuhan mau haroa sebentar malam, jadi menu pangan lokal maupun kebutuhan lain seperti janur daun kelapa pisang, ubi, ayam, ikan wajib dihidangkan menjelang puasa besok. Ayam kita masak santan kuah campur daun kedondong , ikan wajib ada parende,” ujar salah seorang ibu saat ditemui di pasar Mambulu, Kecamatan Sampolawa, padi tadi.

Tak hanya itu tradisi nyekar di makam leluhur atau berziarah juga dilaksanakan masyarakat di Busel. Nyekar di makam ini dilakukan sore hari jelang magrib. Seperti yang terlihat di TPU Majapahit, TPU Burukene Kecamatan Batauga.

Selain menunaikan ibadah puasa, umat Muslim juga memanfaatkan momen ini untuk memperdalam nilai-nilai spiritual, meningkatkan amal ibadah, dan mempererat hubungan sosial dalam keluarga maupun komunitas.

Seperti dikutip dari thenationalnews.com Jumat, (28/2/2025), berikut adalah rangkuman beberapa tradisi unik yang dijalankan selama bulan suci Ramadan dari Indonesia.

Nyekar, menjelang datangnya Ramadan ratusan umat Muslim di Indonesia berbondong-bondong mengunjungi makam leluhur dan kerabat mereka untuk berziarah serta mendoakan arwah yang telah berpulang. Tradisi ini dikenal sebagai nyekar dan dilakukan dengan menaburkan kelopak mawar di atas makam serta melafalkan doa bagi mereka yang telah meninggal dunia.

Ritual ini bertujuan untuk mempererat ikatan keluarga sebagai bentuk persiapan menyambut salah satu bulan paling suci dalam Islam.Nyekar umumnya dilakukan sekitar satu minggu sebelum Ramadan dimulai. Meskipun tradisi ini banyak dijalankan oleh umat Muslim di Indonesia, terdapat kontroversi mengenai praktiknya. Beberapa kelompok yang lebih konservatif menganggapnya sebagai tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. (aga)