Masyarakat Wakatobi 199,5 % Terdaftar Pada BPJS Kesehatan Gartis
Bagikan

PUBLIKSATU, WANGI-WANGI - Masyarakat Wakatobi hampir seluruhnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Berdasarkan data terbaru, sekitar 99,5% penduduk Wakatobi telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan di awal tahun 2025. Ini menunjukkan keberhasilan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Wakatobi.
Hal ini di sampaikan langsung oleh KACAB BPJS Kesehatan Wakatobi Diah Eka Rini. "Kami sangat mengapresiasi karna penduduk Wakatobi sudah terdaftar sebagai anggota BPJS kesehaatan," ungkapnya Selasa, (22/04/2025).
Pemerataan jaminan kesehatan merupakan salah satu program unggulan Bupati Haliana dalam mendukung cita-cita pemerintah pusat. Program ini sejalan dengan prinsip "Merdeka Sehat" yang menjadi visi utama pemerintahan Bupati Haliana.
Dengan prinsip "Merdeka Sehat", Bupati Haliana bertekad untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang berkualitas melalu bantuan kesehatan gratis atau BPJS kesehatan. Pemerataan jaminan kesehatan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan kesehatan antara masyarakat yang mampu dan tidak mampu.
Hal ini merupakan bentuk kerjasama Pemkab Wakatobi denagan BPJS pusat dalam mewujudkan program kesehatan gratis di Wakatobi secara keseluruhan dan merata.
Bupati Haliana juga mengungkapkan rasa syukur atas ter covernya seluruh warga Wakatobi pada BPJS kesehatan RI. "Alhamdulillah, 100% Warga Wakatobi tercover pada BPJS Kesehatan Gratis dan Pemda Wakatobi sudah menanggung yurannya" Kata Haliana.
Melalui program ini, Bupati Haliana berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan akses kesehatan yang merata dan terjangkau. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup sehat dan produktif, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.
Program pemerataan jaminan kesehatan ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai Indonesia Sehat. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Dalam implementasinya, program pemerataan jaminan kesehatan ini dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat itu sendiri. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat (p7).