Berita Terkini
Baubau

Wali Kota Baubau: Pendidikan Adalah Hak Asasi dan Kunci Membangun Peradaban Bangsa

Oleh Jeklin Syabab · Sabtu, 3 Mei 2025 09:31 WIB · 2 menit baca
Wali Kota Baubau: Pendidikan Adalah Hak Asasi dan Kunci Membangun Peradaban Bangsa

PUBLIKSATU, BAUBAU – Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, menyampaikan pesan mendalam dalam pidatonya pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (2/5).

Dalam sambutannya, H. Yusran menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai hak asasi dan hak sipil setiap warga negara, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2023.

"Pendidikan bukan hanya hak, tapi juga kebutuhan mendasar yang tidak boleh dibatasi oleh latar belakang agama, ekonomi, fisik, suku, maupun jenis kelamin," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan adalah proses pembangunan kepribadian, akhlak mulia, serta peradaban bangsa. Melalui pendidikan, kata dia, manusia dibentuk menjadi individu yang cerdas, terampil, dan mampu meraih kebahagiaan lahir dan batin.

Menyoroti kebijakan nasional, H. Yusran menyampaikan apresiasinya terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita keempat. “Pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan dan membangun sumber daya manusia yang unggul sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sejak Oktober 2024, termasuk perbaikan tata kelola guru, penerapan pembelajaran mendalam, hingga penguatan pendidikan karakter lewat program “Pagi Ceria” dan album lagu anak-anak bertema kebangsaan. “Guru bukan sekadar fasilitator, tapi juga mentor, konselor, dan orang tua kedua bagi para murid,” ucapnya, seraya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media untuk mendukung pendidikan yang berkualitas.

Mengakhiri pidatonya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. “Mari kita jadikan pendidikan sebagai gerbang menuju masa depan yang adil, makmur, dan berperadaban,” pungkasnya.(p4)