Tiga Kepala Daerah Bersatu Dukung Terwujudnya Provinsi Kepton

PUBLIKSATU, BAUBAU — Ratusan masyarakat Wakatobi yang berdomisili di Kota Baubau menghadiri acara Halal Bihalal Akbar yang digelar dengan tema “Merajut Ukhuwah Masyarakat Wakatobi Kota Baubau Mewujudkan Asta Cita Menuju Provinsi Kepulauan Buton (Kepton)”.
Acara ini menjadi momen penting dengan hadirnya tiga kepala daerah sekaligus, yakni Bupati Wakatobi Haliana, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, dan Bupati Buton Selatan Muhammad Adios. Ketiganya tampil kompak membahas langkah strategis menuju terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).
Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim menekankan pentingnya kebersamaan lintas wilayah dan etnis demi menggapai cita-cita bersama.
“Kita tidak perlu lagi memisahkan siapa orang Wakatobi, siapa orang Baubau. Kita semua satu untuk mendukung program pemerintah, baik Kota Baubau, Wakatobi, Busel, maupun Buteng,” ujar Yusran.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat telah memberikan sinyal positif melalui pencabutan moratorium daerah otonomi baru (DOB), termasuk dukungan anggaran yang sangat besar.
“Gubernur sendiri sudah menyampaikan kesiapan anggaran hingga Rp1 triliun untuk Baubau. Ini peluang besar yang tidak boleh kita sia-siakan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Bupati Wakatobi Haliana menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan pemekaran wilayah. Ia menyambut baik pencabutan moratorium DOB, namun juga mengingatkan perlunya kesiapan regulasi dan komunikasi lintas pihak.
“Alhamdulillah, kita sudah dengar bahwa moratorium tentang DOB telah dicabut. Namun, masih ada regulasi yang harus kita penuhi untuk menjadi DOB. Mari bersatu dan duduk bersama, ini momentum langka,” kata Haliana.
Ia juga menyoroti dukungan dari tokoh-tokoh daerah yang kini menjabat di kementerian dan parlemen, seperti Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan anggota DPR/DPD RI asal daerah.
“Semua ini kekuatan yang harus kita maksimalkan. Kita dorong agar pembahasan Kepton bisa dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.
Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, turut menyatakan dukungannya secara penuh terhadap upaya pembentukan Provinsi Kepulauan Buton. "Jika kita kumpul bersama apapun rencananya pasti akan terwujud. Terbentuknya Kepton pasti bisa," pungkasnya.
Acara halal bihalal ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi panggung persatuan dan konsolidasi masyarakat lintas kabupaten/kota dalam semangat mewujudkan otonomi daerah baru yang lebih aspiratif dan berdampak langsung bagi masyarakat.(p4)