Berita Terkini
Baubau

Gabungan Pergerakan Mahasiswa Serukan Pembebasan Palestina dengan Jihad dan Khilafah

Oleh Murdin · Sabtu, 10 Mei 2025 17:24 WIB · 2 menit baca
Gabungan Pergerakan Mahasiswa Serukan Pembebasan Palestina dengan Jihad dan Khilafah

PUBLIKSATU, BAUBAU - Gabungan pergerakan mahasiswa di Kota Baubau menggelar aksi damai dalam rangka seruan pembebasan Palestina dengan jihad dan penegakkan Khilafah.

Gabungan pergerakan kampus tersebut mencakup Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GP) Kepulauan Buton, Halimbubu Kota Baubau dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buton.

Aksi tuntutan pembebasan Palestina Gaza dari kangkangan zionis yahudi laknatullah tersebut di fokuskan di depan kampus Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) pada hari Jumat (09/05/2025) sore.

Dari aksi itu, para peserta membawa sejumlah atribut mulai dari bendera tauhid Al-Liwa dan Ar-Roya, bendera Palestina, bendera IMM dan bendera merah putih. Selain itu terdapat spanduk dan poster, spanduk bertuliskan "Kirim tentara bebaskan Al-Aqsha Palestina", bgt juga tertulis di poster "Bebaskan Palestina dengan islam kaffah".

Jeklin aktivis GEMA Pembebasan Kepulauan Buton (Kepton) mengutuk keras atas tindakan biadab dilakukan oleh zionis israel laknatullah terhadap warga gaza di palestina, apa lagi tindakan genosida itu berlangsung sejak bulan Oktober 2023.

Tidak hanya sekedar mengutuk, ia juga menyerukan kepada kaum muslimin di Kota Baubau secara umum dan secara khusus mahasiswa UM Buton agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi saudara-saudara muslim di Palestina.

Bahkan secara tegas dia menyatakan, untuk membebaskan warga Palestina dengan berharap kepada PBB dan Amerika sama saja menyetor nyawa kaum muslimin Palestina kepada musuh-musuh Allah SWT.

"Solusi hakiki untuk membebaskan saudara-saudara kita di Palestina Gaza hanya dengan Jihad dan penegakkan Khilafah Islamiyah. Sementara berharap kepada musuh-musuh Allah merupakan sikap pragmatisme perjuangan dalam perjuangan dakwah," tegasnya.

Lebih lanjut, kata dia, secara historis islam dan kaum muslimin pernah mengalami massa keemasan dalam sistem pemerintahan islam yakni Khilafah Islamiyah yang di pimpinan langsung oleh seorang Khalifah.

Dikatakan, pada massa kepemimpinan Khalifah Harun Ar-Rasyid dimana ada sebuah peristiwa seorang wanita muslimah di Amuria tersingkap jilbabnya yang dilakukan oleh orang Romawi dan wanita tersebut berseru "wahai Harun Ar-Rasyid", Khalifah mendengarkan jeritan tersebut seketika memerintahkan pasukan, saking banyaknya pasukan diturunkan, ekor masih di Baghdad kepala di Amuria di Spanyol.

Sementara itu, orasi beberapa orator dari dari pergerakan lainya mengutuk secara tegas tindakan genosida yang dilakukan tentara israel terhadap warga di Palestina.