Sungai Wandoke Meluap, Rendam Rumah dan Kebun Warga

BATAUGA---Luapan sungai Wandoke yang membelah antara Desa Gunung Sejuk dan Lipumangau membuat sejumlah rumah dan kebun warga terendam banjir, Jumat (4/7/2025).
Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kepulauan Buton membuat sungai Wandoke tak mampu menahan debit air. Sungai yang besar itu meluap. Sejumlah rumah yang ada di Dusun Laporo Woru dan Gunung Sejuk Perjuangan terendam banjir. Bukan hanya itu jalan poros menuju Baubau, Lapandewa dan ibukota kecamatan juga ikut terendam.
Banjir bandang terparah juga terjadi 2023. Kini kembali terjadi. Pantauan media hingga Sabtu pagi, sejumlah warga mulai membersihkan material lumpur dan sampah dalam rumah dan lingkungan pasca surutnya banjir.
Pj Kades Gunung Sejuk, Iji Wijaya, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2023 banjir bandang terparah.
Kata Iji, curah hujan yang tinggi membuat debit air naik sangat deras. Talud di sekitar sungai tidak mampu menahan debit air. Lanjut dia, idealnya ada penambahan tinggi beton talud.
Sejumlah rumah warga yang berada di bibir sungai mengungsi ditempat tinggi untuk menghindari banjir susulan. Banjir juga meluas ke Desa Lipu Mangau.
"Banjir ini sudah pernah juga terjadi 2023 lalu. Kini kembali terjadi. Sebagian tanaman dikebun warga berdampak akibat banjir bandang," ujarnya.
Bencana banjir yang merendam kebun dan sawah itu, memicu gagal panen. Sehingga menyebabkan kerugian besar bagi petani di Desa Gunung Sejuk dan Lipumangau.
Kalaksa BPBD Busel Suharuddin Singka turun langsung menyaksikan kondisi lapangan. Air meluap begitu deras di tengah warga sementara melaksanakan salat Jumat.
Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan kerugian besar bagi petani. Tanaman jangka pendek di kebun dan ladang warga ikut terendam, memicu gagal panen. Tak hanya itu, sebagian besar peralatan elektronik milik warga rusak terendam air.
Kuat dugaan kondisi hutan di wilayah tersebut memperburuk situasi. Maraknya penebangan liar menyebabkan tanah kehilangan daya serap air, sehingga banjir semakin mudah terjadi.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada banjir susulan. Mengingat sesuai prediksi BMKG curah hujan masih tinggi beberapa hari kedepan.