Puluhan Guru Honorer Baubau Datangi Kantor DPRD

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sebanyak 48 orang guru honorer Kota Baubau yang didomisili wanita mendatangi kantor DPRD Kota Baubau untuk mengadukan nasib merka terkait penerbitan SK Honorer dari Wali Kota Baubau.
Koordinator Honorer Nurdin mengatakan sebanyak 48 orang guru honorer yang tersebar di lembaga pendidikan anak usia din (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) sampai saat ini belum menetrmah SK dari Wali Kota Baubau,"katanya.
Ternyata Dinas Pendudikan dan Kebudayaan Kota Baubau belum mengajukan ke Wali Kota Baubau, sehingga SK dari Wali Kota belum ada sampai saat ini, padahal SK Wali Kota itu merupakan dasar hukum di keluarkanya tunjangan profesi guru hal itu berdasrkan Persekjen nomor 1 tahun 2025 bahwa honorer akan menerimah tunjangan sertifikasi apabila ada dasar gaji dari pemda setempat.
"Para honorer daerah ini berharap SK diterbitkan karena salah satu syarat agar mendapatkan honor tunjangan profesi guru sertifikasi dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)."ungkap Nurdin
Wakil Ketua DPRD Kota Baubau Adriansya menyatakan bahwa adanya laporan dari guru honorer yang telah lulus TPG tahun 2024, terancam tunjagan sertifikasinya tidak akan di bayarkan oleh pusat karena para guru honorer belum memiliki SK honor dari Wali Kota Baubau, sementara pemerintah pusat akan mencairkan tunjangan sertifikasinya jika memiliki dasar SK honorer dari Wali Kota Baubau.
DPRD akan segera rapat komisi gabungan bersama Pemerintah, Dinas Pendidikan, Inspektorat untuk membahas terkait laporan guru honorer yang lulus Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2024 sebanyak 42 orang.
"Besok (jum'at.reg) kita akan gelar srapat bersama di Kantor DPRD," tutupnya.(p3)