HIPPMAR Prihatin Atas Peristiwa Penikaman Pemuda diSampo lawa: Mari Hentikan Anarkisme di Buton Selatan

PUBLIKSATU, BATAUGA – Peristiwa penikaman yang terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, yang melibatkan pemuda Desa Sandang Pangan terhadap pemuda Desa Hendea meninggalkan luka mendalam sekaligus keprihatinan yang serius bagi masyarakat.
Himpunan Pemuda dan Pelajar Mahasiswa Rongi (HIPPMAR) Desa Sandang Pangan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden ini.
Terlebih karena Desa Sandang Pangan dan Desa Hendea adalah desa bertetangga yang seharusnya menjalin hubungan harmonis, namun kenyataannya masih sering terjadi gesekan antar pemuda.
“Kita tidak boleh membiarkan peristiwa ini berulang. Pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan semua pihak terkait harus turun tangan lebih aktif, melakukan sosialisasi di tengah masyarakat dan sekolah-sekolah, agar nilai persaudaraan kembali tertanam di hati pemuda,” ungkap ketua HIPPMAR RIZKY FERDIYANSAH
Lebih lanjut, Ketua Hippmar mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemuda di kedua desa, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memicu gejolak baru.
“Jangan ada yang membuat propaganda atau menghasut. Itu hanya akan memperbesar luka dan memecah persaudaraan. Yang kita butuhkan sekarang adalah ketenangan, kebersamaan, dan kesadaran untuk menjaga damai,” tambahnya.
Peristiwa ini harus menjadi momentum bersama untuk menghentikan siklus pertikaian antar pemuda. Dengan kebersamaan antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pemuda, hubungan antar desa dapat kembali rukun dan harmonis.
“Mari kita jadikan kejadian ini pelajaran berharga. Saatnya kita mengedepankan dialog, memperkuat rasa persaudaraan, dan menolak segala bentuk anarkisme. Hanya dengan cara itu, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih aman dan damai di Buton Selatan,” tutup Rizky. (P4)