Berita Terkini
Kepton

USN Kolaka Dorong Inovasi Pengelolaan Air Bersih Desa Lewat Sistem Informasi Berbasis Fuzzy

Oleh Asmar · Sabtu, 6 September 2025 23:49 WIB · 2 menit baca
USN Kolaka Dorong Inovasi Pengelolaan Air Bersih Desa Lewat Sistem Informasi Berbasis Fuzzy
Ketgam: OSN Kolaka melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan inovasi pengelolaan air bersih di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. (Asmar)

PUBLIKSATU, LABUNGKARI--Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka, melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sukses melaksanakan sosialisasi dan pelatihan terkait inovasi pengelolaan air minum desa yakni dengan memanfaatkan sistem informasi cerdas berbasis Fuzzy, Kamis (4/9/25).

Kegiatan ini dilaksanakan di balai Desa Lolibu dan merupakan bentuk nyata kontribusi Perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan. Pelatihan itu, diikuti oleh perangkat Desa Lolibu, Unit Pengelolaan Sarana Air Bersih (UPS-AB) Desa Lolibu serta masyarakat yang terlibat langsung dalam layanan air bersih.

Tidak hanya itu, tim PkM OSN Kolaka memperkenalkan aplikasi UPS-AB Desa Lolibu sebagai alat bantu dalam pengelolaan air minum, mulai dari fitur pencatatan tagihan berbasis QR code, layanan aduan, pasang baru, dukungan klasifikasi pelanggan hingga fitur laporan keuangan.

Ketua tim PkM Muliyadi SKom, MCs mengungkapkan, penerapan sistem tersebut dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan klasik pengelolaan air bersih di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Kata dia, teknologi informasi yang terimplementasi dalam aplikasi UPSAB memungkinkan pengelolaan air dilakukan lebih cerdas dan adaptif dengan perkembangan zaman.

"Dengan begitu, Unit Pengelola Sarana Air Bersih (UPS-AB) Desa Lolibu dapat perlahan meninggalkan sistem pencatatan berbasis kertas menjadi berbasis digital. Dengan diterapkan aplikasi ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan air bersih di Desa Lolibu, "ujarnya.

Sementara itu, masyarakat desa yang menjadi peserta pelatihan tersebut menyambut positif program inovasi pengelolaan air bersih. Hal itu, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desa Lolibu, Sahrul Asmi, SPi. Ia menilai bahwa inovasi yang diperkenalkan OSN Kolaka akan sangat membantu pihaknya, dalam menjaga kualitas pengelolaan layanan air bersih.

"Kami sangat terbantu dengan adanya pengelolaan ini. Harapannya, sistem ini bisa diterapkan sehingga masyarakat dapat melaporkan aduan tanpa harus menemui langsung pengelola air bersih dan dapat mengecek secara mandiri jumlah pemakaian bulanan, " Harapnya.

Lanjut dia, selain itu juga pihak pengelola air bersih Desa Lolibu dapat dengan mudah mengklasifikasi layanan dan membantu progres tagihan bulanan yang menjadi persoalan khusus selama ini.

Perlu diketahui, kegiatan ini juga menegaskan peran OSN Kolaka sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya terfokus pada pengembangan akademik. Tetapi juga menghadirkan solusi praktis bagi permasalahan masyarakat. Tentunya melalui program PkM, kampus berkomitmen untuk terus mendorong transfer teknologi dan pengetahuan yang berdampak langsung di lapangan. (p2).