Berita Terkini
Baubau

Efek Keluhan Nelayan, Lurah Kadolomoko Bakal Evaluasi Seluru Bawahan

Oleh Murdin · Rabu, 7 Januari 2026 11:52 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Efek Keluhan Nelayan, Lurah Kadolomoko Bakal Evaluasi Seluru Bawahan
 Penampakan kantor Kelurahan Kadolomoko. ( (Foto ist))

PUBLIKSATU, BAUBAU - Menyikapi keluhan warga terkait penyaluran bantuan sarana dan prasarana perikanan yang dinilai tidak merata, Lurah Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, La Ode Hardianto Hibali, angkat bicara.

Pihaknya menegaskan berkomitmen agar bantuan pemerintah harus tepat sasaran dan bebas dari berbagai macam Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) termaksud di dalamnya praktik tebang pilih.

Persoalan ini mencuat setelah seorang nelayan di Kadolomoko, La Ode Rasid, menyampaikan aspirasinya melalui media lokal Buton Pos. Rasid mengaku selama bertahun-tahun berprofesi sebagai nelayan, dirinya belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.

Keluhan tersebut dilontarkan Rasid di sela-sela momentum pemilihan Ketua RT dan RW di Kelurahan Kadolomoko baru-baru ini. Ia menyoroti kinerja sejumlah oknum perangkat lingkungan yang dianggap subjektif dalam melakukan pendataan.

"Ada kesan tebang pilih dalam pendataan penyaluran bantuan, termasuk sarana prasarana nelayan. Hal ini seolah-olah hanya menyasar pihak tertentu saja," ungkap Rasid dalam laporannya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Kadolomoko, La Ode Hardianto Hibali, menyatakan apresiasinya atas informasi yang diterima. Ia mengaku telah meneruskan perihal keluhan ini kepada jajarannya untuk dievaluasi.

"Saya berterima kasih atas informasinya. Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada teman-teman (staf kelurahan). Karena semestinya bantuan diberikan tidak boleh tebang pilih dan harus tepat sasaran," tegas Hardianto di konfirmasi via pesan whatsapp.

Demi transparansi dan akurasi data, Hardianto pun menyarankan agar warga yang merasa belum terakomodasi, dalam hal ini La Ode Rasid, untuk datang langsung ke kantor kelurahan.

"Mungkin lebih bagus beliau datang ke kantor supaya kita tahu informasi yang lengkap dan bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi ruang klarifikasi sekaligus solusi agar program pemberdayaan nelayan di Kelurahan Kadolomoko benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan secara adil.

Peliput: Murdin

Bagikan