Kapolsek Sampolawa: Kacau Sedikit Desa Sandang Pangan Selama Saya Menjabat Tidak Ada Lagi Acara JOGET

PUBLIKSATU, SAMPOLAWA – Kapolsek Sampolawa, Ipda Kardi, S.H, memberikan arahan tegas kepada masyarakat saat menghadiri acara Joget Desa Sandang Pangan, Kecamatan Sampolawa, pada Senin (2/2/2026).
Dalam arahannya, Ipda Kardi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban selama kegiatan menjadi tolok ukur utama bagi pihak kepolisian dan masyarakat setempat.
“Kalau terjadi sedikit perselisihan saja, saya garansi, di Desa Sandang Pangan selama saya menjabat tidak ada lagi acara. Ini saya sampaikan untuk semua kegiatan desa yang ada di Kecamatan Sampolawa,” tegasnya.
Menurutnya, pesta kampung seperti joget desa merupakan wadah silaturahmi yang dibanggakan masyarakat. Namun, kegiatan tersebut harus tetap berjalan dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan.
“Saya yakin pesta kampung ini adalah wadah silaturahmi. Tapi kalau terjadi kekacauan, ini menjadi tolok ukur saya. Baik pesta pernikahan maupun acara tahun depan, kalau saya masih menjabat, tidak akan ada acara malam,” ujarnya.
Mantan Kanit Intel Polres Baubau ini bahkan menantang masyarakat untuk membuktikan bahwa mereka sanggup menjaga keamanan selama acara berlangsung.
“Saya tantang, sanggup tidak menjaga keamanan selama acara ini berlangsung. Ingat, terjadi kekacauan sedikit saja, langsung dihentikan. Saya yang akan ambil alatnya,” katanya dengan nada tegas.
Ia juga mengingatkan beberapa aturan selama acara berlangsun, di antaranya tidak memakai topi di area acara serta tidak merokok di dalam lokasi acara joget.
Kapolsek menambahkan bahwa pengunjung tidak hanya berasal dari Desa Sandang Pangan, tetapi juga dari luar desa. Oleh karena itu, kenyamanan dan keamanan harus dijaga bersama.
“Yang datang di sini bukan hanya warga Sandang Pangan, tapi juga dari luar. mari kita buat semua merasa nyaman,” tutupnya.
Arahan tersebut disambut serius oleh masyarakat dan panitia, yang berkomitmen menjaga ketertiban agar tradisi joget desa tetap bisa dilaksanakan.(p4)