Merajut Keindahan Al-Quran dalam Suara dan Karya, ITBM Wakatobi Gelar Lomba Tilawatil Quran dan Kaligrafi Tingkat SMA Sederajat

PUBLIKSATU, WANGIWANGI– Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi resmi menyelenggarakan kompetisi religi bertajuk Lomba Tilawatil Quran dan Lomba Kaligrafi tingkat SMA/SMK/MA sederajat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Februari 2026 ini, dipusatkan di lingkungan kampus ITBM Wakatobi.
Acara bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Rektor ITBM Wakatobi, Asrusani. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ajang ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di bidang keagamaan, sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik ITBM kepada generasi muda di Wakatobi.
Mengusung tema “Merajut Keindahan Al-Quran dalam Suara dan Karya”
Perlombaan ini dirancang sebagai wadah kreatif bagi para pelajar. Tema tersebut mencerminkan perpaduan antara keindahan seni suara dalam tilawah dan estetika visual dalam seni kaligrafi Islam yang bersumber dari kitab suci Al-Quran.
Rektor Asrusani menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini melampaui batas kompetisi juara. "Lomba ini tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga bertujuan menanamkan cinta kepada Al-Quran serta membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia," ujarnya di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, di mana perwakilan dari berbagai sekolah menengah atas di seluruh wilayah Wakatobi turut ambil bagian. Para peserta bersaing ketat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan ayat suci maupun menggoreskan tinta membentuk huruf-huruf Arab yang indah.
Dalam teknis penilaian, cabang tilawah menitikberatkan pada ketepatan tajwid, makharijul huruf, serta keindahan irama. Sementara itu, pada cabang kaligrafi, dewan juri memberikan penilaian berdasarkan aspek estetika, kerapian, serta kreativitas peserta dalam menyajikan karya tulisan ayat Al-Quran yang inspiratif.
Melalui kegiatan ini, ITBM Wakatobi berharap dapat mempererat tali silaturahmi antar pelajar di Kabupaten Wakatobi. Selain itu, ajang ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki landasan religius yang kuat dalam kehidupan sehari-hari (p7).