Masih Peringkat Lima API Award, Pemkab Terus Genjot Vote Gua Loba-Loba

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sempat bertengger di posisi keempat pada nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2018 Juli lalu, Gua Loba-Loba di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang masuk kategori obyek wisata unik terpopuler turun satu tingkat ke posisi kelima Agutus ini.
Padahal, vote SMS akan ditutup pihak API Award akhir September nanti untuk mengetahui peringkat dari masing-masing obyek wisata yang masuk nominasi tersebut. Sehingga, kesempatan untuk menaikan vote-nya sisa sebulan lagi dari sekarang.
Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng Safrin ST Par, mengaku sejak informasi Gua Loba-Loba masuk nominasi obyek wisata unik terpopuler di API Award 2018 dan mulai divote Juni lalu, pihaknya hanya sebatas mengajak melakukan vote SMS melalui facebook masing-masing staf Dispar dan akun media sosial Dispar Buteng serta dari mulut ke mulut bila ada pertemuan-pertemuan formal pemerintah.
"Kita belum pernah pasang iklan di media-media, belum pasang baleho ke kecamatan dan desa/kelurahan, serta belum ada instruksi resmi bupati ke SKPD-SKPD untuk mengjimbau serta mengajak melakukan vote SMS," bebernya ditemui di kantor bupati, Selasa (28/8).
Sisa waktu sebulan ini akan dimanfaatkan pihaknya dengan baik untuk mendongkrak peringkat vote Gua Loba-Loba dari pesainganya. "Mungkin kita akan buat surat instruksi resmi bupati ke SKPD-SKPD hingga ke pemerintah desa untuk ramai-ramai memvote Gua Loba-Loba. Bayangkan, kita punya 30 SKPD dan masing-masing mengirim SMS dengan anggaran pulsa Rp 1 juta saja, sudah bisa menaikan peringkat Gua Loba-Loba," tutur Safrin.
Cara Vote SMS-nya yakni, ketik API (Spasi) 16 D, lalu kirim ke 99386. Per SMS dikenakan tarif sebesar Rp 2.200. "Saya yakin masyarakat Buteng sudah terbiasa mengikuti vote SMS sewaktu Fildan tampil di DA Indosiar beberapa waktu lalu," tukasnya.
Di tempat yang sama, Perumus API Award Reno Permana mengatakan, vote SMS untuk mendongkrak posisi Gua Loba-Loba bukan hanya menjadi tugas Dispar Buteng saja, tetapi tanggungjawab seluruh masyarakat Kabupaten Buteng sendiri, baik yang di daerah maupun di luar daerah.
"Utamanya pimpinan daerahnya harus peduli jika Kabupaten Buteng ini lebih dikenal lagi di Indonesia melalui API Award ini. Pak Menteri Pariwisata juga sudah menyampaikan untuk menjadikan API Award sebagai kesempatan untuk membranding daerah melalui potensi wisatanya," ungkapnya.
Setelah branding potensi wisata tersebut dikenal dunia luar dan mau datang melihatnya dari dekat, baru potensi lainnya dijual dan diperkenalkan. "Kalau wisatawannya sudah datang, mereka pasti ingin mengenal potensi lainnya lagi dan pasti butuh makan dan tempat istrahat, sehingga dengan sendirinya menggerakan perekonomian daerah tersebut," terangnya.
Reno berharap, kesempatan sebulan lagi untuk membranding Gua Loba-Loba melalui API Award dapat dimanfaarkan dengan sebaik-baiknya melalui vote SMS. Mulai dari pimpinan daerah sampai masyarakatnya.
"Jangan hanya Kadis Pariwisata yang mati-matian melakukan dan mengajak vote. Saru bulan terakhir ini bisa terjadi perubahan apapun. Kalau dapat peringkat satu atau masuk tiga besar, kita akan undang bupatinya untuk menerima hadiahnya yang akan diserahkan langsung Menteri Pariwisata di Jakarta," pungkasnya.(uzi)