Berita Terkini
Buteng

Dinas Perikanan Buteng Tarik Empat Kapal Bantuan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 3 September 2018 15:03 WIB · 2 menit baca
Dinas Perikanan Buteng Tarik Empat Kapal Bantuan
Bupati Buteng H Samahuddin dan Kadis Perikanan Muh Rijal saat santai diatas bantuan kapal tangkap ikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menarik empat unit kapal bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016. Pasalnya, kapal-kapal tersebut dinilai tidak dimanfaatkan sesuai yang diharapkan.

Dengan terpaksa Dinas Perikanan mengambil langkah tegas agar bantuan itu bisa dimanfaatkan dengan baik.

Selanjutnya, akan diberikan kepada kelompok nelayan lain yang dinilai bisa memanfaatkannya.

Kadis Perikanan Buteng, Muh Rijal mengatakan, pihaknya sudah menandatangani berita acara penarikan empat unit bantuan kapal 3 gross ton (GT) 2016 lalu. Kapal tersebut ditarik dari Desa Wambuloli, Desa Inulu dan dua desa lainnya. Tapi jelas kapal yang ditarik itu dari masyarakat disekitar Teluk Lasongko dan Kecamatan Mawasangka.

Berdasarkan hasil survei lapangan, kapal-kapal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

Tiga unit kapal diantaranya, sudah ditarik dan kami serahkan sekarang pada kelompok lainnya. Penerimanya juga merupakan kelompok dari desa yang sama dengan kelompok yang dinilai tidak memanfaatkan bantuan.

"Sementara satu unit lainnya, penerima sebelumnya meminta untuk diganti dengan kapal berkapasitas lebih kecil. Rencananya satu unit kapal ini kami serahkan di Kecamatan Gu dan penerima sebelumnya akan berikan kapal 1 GT," ungkapnya.

Rijal menambahkan, langkah tegas itu dilakukan agar semua kapal bantuan pusat bisa dimanfaatkan dengan baik. Utamanya, dalam meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap kapal-kapal bantuan yang sudah diserahkan untuk memastikan pemanfaatannya.

"Pengawasan kami lakukan melalui penyuluh atau laporan masyarakat setempat. Kapan kapal bantuan berlabuh hingga sepekan maka kami akan segera melakukan survei di lapangan. Kami akan melihat alasan kapal tersebut tetap ditempat, karena tidak tertutup kemungkinan kerusakan. Kami berharap tidak ada bantuan yang tidak dimanfaatkan," jelas Rijal.

Mantan Kepala BKD Kabupaten Buteng ini menambahkan, sementara ini pihaknya mendeteksi dua kapal bantuan yang ada di Kecamatan Gu. Kapal tersebut bantuan tahun 2016 sebanyak dua unit yang sementara penyelidikan. "Kabarnya, dua kapal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga kami harus memastikan pemanfaatannya di lapangan," tutupnya.(uzi)