ICDA Selami Gua-Gua Air di Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Promosi Cave Diving atau penyelaman dalam gua sebagai wisata unik yang tidak dimiliki daerah-daerah lain, menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Buton Tengah (Buteng) sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu gua.
Wisata unik dan menantang ini, rupanya sangat diminati para diver profesional regional maupun manca negara untuk menjajal dan menambah pengalaman mereka menaklukan gua-gua bawah air yang jauh beda dengan menyelam di laut.
Komunitas penyelam dalam gua dari Kota Baubau yang tergabung dalam Indonesia Cave Diving Association (ICDA), mencoba menyelami lagi gua air tawar di atas Pantai Maobu, Rabu (5/9).
ICDA Baubau ini, sebelumnya sudah pernah mencoba Gua Loba-Loba yang menjadi ikon Kabupaten Buteng di Desa One Waara Kecamatan Lakudo, Gua Oe Mamba di Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim) dengan penyelaman 71 meter.
"Kita juga sudah menyelami gua air asin Topa Sohi di Kecamatan Mastim dengan kedalaman 80 meter. Di Desa La Gili ada juga gua air asin Lawale sedalam 20 meter, didalamya kita temukan ruangan kurang lebih 200 meter," beber Ketua Tim Penyelam ICDA Baubau La Ode Halim Maswar.
Direktur Utama Ozzon Radio ini menambahkan, timnya juga bahkan sudah menyelami gua-gua kecil disekitar Danau Pasi Bungi. "Pernah kita temukan kerangka manusia di salah satu gua air itu. Bisa jadi masyarakat disekitar situ dulunya menjadilan tempat itu untuk menguburkan manusia. Ada juga kita dapatkan semacam Bose-Bose yang biasa dipakai acara adat," ungkapnya.
Halim berharap, jika pihaknya menemukan benda-neda bersejarah dalam gua, Pemkab Buteng bisa menjadikannya museum air. "Jangan sampai seperti kasus di Baubau, kami menemukan benda-benda keramik. Lantaran terlalu dieksploitasi oleh Pemkot Baubau masyarakat datang mengambilnya. Sekarang keramik-keramik itu tidak ada lagi," tuturnya.
Bupati Buteng H Samahuddin yang sempat melihat komunitas diver itu hendak bersiap-siap melakukan penyelaman gua di atas Pantai Maobu langsung turun dari mobil menyapa mereka. Dari penuturan Halim, dirinya mengaku sangat mendukung kegiatan para diver yang melakukan penyelaman gua-gua air di Buteng.
Ia berharap, keunikan wisata yang mereka dapatkan di Kabupaten Buteng dapat diinformasikan kepada kominitas cave diving lainnya, sehingga wisata gua air yang menjadi pembeda dari daerah lainnya dapat dikenal dunia luar hingga manca negara.
"Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, kita akan terus bukakan akses jalan menuju obyek wisata gya-gua air tersebut untuk memperlancar dan memudahkan jalan masuk mereka. Kita juga akan mendorong para investor untuk membangun hotel dan penginapan, sehingga wisatawan bisa berlama-lama di Buteng," singkatnya. (uzi)