Penerimaan CPNS 2018, Pemkab Buteng Dijatah 500 Kuota

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dari 908 kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) hanya dijatah 500 kuota saja untuk penerimaan CPNS 2018 ini.
"Kita di Buteng hanya dijatah 500 saja dari 908 kuota CPNS yang kita usulkan," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Samrin Saerani saat dihubungi media ini, Minggu (9/9).
Dari jatah 500 tersebut, paling banyak diporsikan tenaga guru sebanyak 275 orang, kesehatan 177, dan selebihnya tenaga teknis serta honorer lima persen atau 35 orang. "Itu pun yang honorer ini fokus tenaga guru dan kesehatan saja," beber Samrin.
Mereka yang honorer tersebut, kata dia, dibatasi usia 18-35 tahun. Utamanya sarjana dan pernah ikut tes 2013 lalu, tapi tidak lolos.
Untuk pendaftarannnya sendiri akan dibuka minggu ketiga September 2018 ini, sehingga diperkirakan dimulai 19 September. "Nanti silahkan dipantau melalui https://sscn.bkn.go.id sebagai portal resmi pendaftaran CPNS 2018," terangnya.
Samrin menambahkan, untuk pendaftaran ini BKPSDM Buteng tugasnya hanya melakukan verifikasi secara administrasi untuk berkas fisiknya. Sementara untuk lokasi tesnya pendaftar bisa memilih sendiri tempatnya.
"Untuk di Sultra, BKN RI sudah menunjuk Kota Kendari dan Kota Baubau untuk lokasi tesnya. Tesnya sendiri menggunakan sistem Computer Assisted Cat (CAT), baik seleksi kompetensi dasar (SKD) maupun kompetensi bidang (SKB)," pungkasnya.
Sebagaimana dilansir media ini sebelumnya, Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmadja menjelaskan, SKD menggunakan nilai ambang batas (passing grade) dengan bobot 40 persen. Sementara SKB bobotnya 60 persen.
"Setiap peserta SKD harus mengerjakan 100 soal, terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK) 35 soal, tes intelegensi umum (TIU) 30 soal, dan tes karakteristik pribadi (TKP) 35 soal," terang Setiawan, Sabtu (8/9).(uzi).