Berita Terkini
Muna

Tes CPNS, Ali Abdin Tidak Ada Yang Ditutup-tutupi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 21 September 2018 14:20 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tes CPNS, Ali Abdin Tidak Ada Yang Ditutup-tutupi
Ali Abdin

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merasa miris terkait tudingan bahwa ada upaya menyembunyikan tahapan penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Muna Barat (Mubar).

Bupati Mubar, melalui Kabag Humas, Ali Abdin, membantah tudingan tersebut. Kata dia, Pemkab Mubar tidak ada niat menutup-nutupi formasi CPNS. Soal keterlambatan publikasi atau penyebarluasan informasi mengenai penerimaan CPNS, karena kendala sesuatu dan lain hal.

"Pemkab Mubar membantah dengan tegas mengenai tudingan adanya indikasi penyembunyian formasi CPNS yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Pada dasarnya pemerintah pusat sudah lama memberikan kuota penerimaan CPNS di Mubar, hanya saja terlambat dibuka," tegasnya.

Menurut dia, penerimaan CPNS di Mubar, kali pertama dilakukan pasca memisahkan diri dari kabupaten induk. Olehnya, bupati berusaha untuk memurnikan segala tahapan penerimaan CPNS ini.

"Kami akan sangat terbuka dalam proses penerimaan pegawai. Tidak akan ada yang ditutup-tutupi. Tidak akan ada namanya kongkalingkong. Kita akan jadi Mubar ini sebagai daerah percontohan dalam penerimaan pegawai," ujarnya.

Jika ada yang mencoba bermain-main dalam penerimaan pegawai, pihaknya akan mengambil sikap tegas. Termasuk kalau ada oknum pejabat yang terbukti ditemukan bermain-main atau menjadi calo dengan iming-iming tertentu, langsung diproses dan dipecat sebagai ASN.

"Kami tidak main-main dengan hal ini. Bupati pasti akan memecat jika ada pejabat yang bermain-main dengan penerimaan CPNS. Apalagi ada permintaan sejumlah uang dan diiming-imingi jadi pegawai," tegasnya.

Ali Abdin menjelaskan, kelulusan seseorang dalam mengikuti seleksi pegawai tidak ada kaitannya dengan campur tangan pemerintah atau pejabat daerah. Nasib mereka ditentukan pada saat berhadapan dengan soal ujian.

"Kuncinya kalau mau ingin lulus, banyak belajar. Anaknya pejabat atau kepala daerah sekalipun kalau rendah nilainya saat tes, pasti tidak akan lulus. Penerimaan CPNS saat ini murni melalui sistem CAT," tandasnya. (p5)

Bagikan