Berita Terkini
Butur

Warga Butur Tagih Janji Ali Mazi Soal Perbaiki Jalan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 22 September 2018 00:48 WIB · 2 menit baca
Warga Butur Tagih Janji Ali Mazi Soal Perbaiki Jalan
Kondisi jalan provinsi di Kabupaten Butur beberapa waktu lalu. Jika hujan jalannya berlumpur, sebaliknya musim kemarau berdebu

PUBLIKSATU, BUTON UTARA -Gubernur Sultra, Ali Mazi diingatkan agar tidak melupakan janji kampanye beberapa bulan lalu, terkait perbaikan jalan provinsi di wilayah Butur. Khususnya poros Kambowa-Lambale.

Tokoh pemuda Kulisusu, Hendri Lipu mengatakan, Gubernur Sultra terpilih Ali Mazi pernah berjanji dihadapan ribuan pendukungnya. Jika menang Pilgub akan membenahi jalan provinsi yang ada di wilayah Butur.

Jalan provinsi dalam kondisi rusak parah. Mulai dari Kecamatan Kambowa, Bonegunu dan sebagian Kulisusu Barat jalannya berlubang-lubang. Sehingga mengganggu arus transportasi Ereke-Baubau.

"Makanya kami ingatkan beliau, agar tahun depan bisa direalisasikan janjinya," kata Hendri Lipu, Jumat (21/9).

Menurutnya, sosok Ali Mazi tak asing di mata masyarakat Butur. Sebab, Bang Ali (sapaan akrab Ali Mazi) mempunyai andil cukup besar memekarkan Butur dari Kabupaten Muna.

Olehnya itu, Hendri berharap poros Kambowa-Lambale akan dibenahi di tahun pertama kepemimpinan Ali Mazi.

"Harapan kita tahun depan sudah di kerja," tandasnya.

Desakan juga datang dari salah seorang sopir angkutan umum Ereke-Baubau, Saiful. Ia meminta kepada gubernur, agar secepatnya membenahi jalan tersebut. Sehingga arus transportasi dapat berjalan lancar.

Ia mengaku, sejak jalan provinsi itu rusak, biaya yang dikeluarkan untuk mengganti onderdil jadi membengkak. "Kadang kita tidak tau ada-ada saja yang harus kami ganti," paparnya.

Sebagai sopir angkutan umum lintas kabupaten, Saiful hanya berharap jalan provinsi mulai dari Desa Pongkowulu (Kec. Kambowa) sampai Lambale (Kec. Kulbar) segera dibenahi. Sehingga mempercepat jarak tempuh dari Baubau-Ereke.

"Kalau jalannya mulus, paling lama empat jam Baubau-Ereke. Sekarang kondisi rusak, bisa enam sampai tujuh jam," tuntasnya. (ary)