Bupati Buteng Hadiri Rapat TAPD dan Banggar DPRD

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buteng, H Samahuddin memenuhi keinginan Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk menghadiri rapat koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum draft Kebijakan Umum Anggaran dan Platforn Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2018 dibahas lebih lanjut.
Kehadiran bupati ini untuk mendengar langsung kebijakannya terkait beberapa permintaan DPRD yang didapatkan dari hasil reses agar dimasukan dalam KUA-PPAS. Rapat internal tersebut berlangsung secara tertutup di ruang rapat DPRD, Rabu (26/9).
Ditemui usai rapat, Bupati Samahuddin mengaku tidak banyak bicara dan berdebat karena sejak awal dirinya sudah mempercayakan kepada TAPD untuk membahas KUA-PPAS APBDP 2018. "Saya hanya menitipkan harapan agar daerah ini kita bangun dengan ketulusan. Siapa lagi yang bisa membangunnya kalau bukan kita sendiri sebagai putera daerah," ungkapnya.
Terkait beberapa permintaan DPRD, dirinya juga hanya mengingatkan tidak banyak yang bisa dirubah dan menggeser anggaran. Apalagi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikeluarkan pemerintah pusat atas perencanaan pemerintah daerah sebelumnya.
"Kalau DAK saya tegaskan tidak bisa. Kecuali Dana Alokasi Umum (DAU), itu pun hanya dilakukan pengurangan karena sudah direncanakan juga sebelumnya. Tapi kita akan lihat lagi usulan dan keinginan DPRD, apakah sesuai dengan visi misi saya yang termuat dalam RPJMD atau tidak," tuturnya.
Amatan media ini, setelah rapat dengan bupati tersebut yang berakhir menjelang Salat Zuhur, rapat antara TAPD dan Banggar DPRD dilanjutkan pukul 13.00 wita. Rupanya rapat berlangsung alot, hingga pukul 15.00 wita menjelang Salat Ashar rapat diskorsing 15 menit.
Tampak Kadis PUPR Ir Maiynu stand by di Kantor DPRD. Selain Kadis PUPR, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dan Kadis Koperasi dan UKM Sirudin coba dihubungi TAPD yang dipimpin Sekab La Ode Hasimin.
Informasi yang dihimpun media ini, ketiga dinas tersebut akan dikurangi kegiatannya untuk menyahuti keinginan dan permintaan program DPRD yang diusulkan konstituennya melalui hasil reses.
Hingga wartawan media ini meninggalkan kantor DPRD pukul 15.30 wita, rapat yang sudah diskorsing hanya 15 menit sebelumnya belum juga dimulai.(uzi)