Berita Terkini
Buteng

Ratusan NIK dan KK Pelamar CPNS Buteng Tak Konek, Ini Penyebabnya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 27 September 2018 13:45 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ratusan NIK dan KK Pelamar CPNS Buteng Tak Konek, Ini Penyebabnya
Syamsuddin

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menerima laporan dari seratusan pelamar CPNS yang tidak konek antara Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP-El dengan NIK yang ada dalam Kartu Keluarga (KK) mereka.

Padahal, dalam NIK KTP-El dengan NIK yang ada pada KK sama-sama beralamatkan Kabupaten Buteng. Rupanya setelah dicek data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), koneksitas Data Warehouse di Disdukcapil Buteng dengan Pemanfaatan Data Administrasi Kependudukan (PDAK) di pusat masih ada perbedaan alamat.

"Salah satu contohnya, di data Warehousenya kita sudah terbaca Kabupaten Buteng, sementara di PDAK pusat masih alamat Kabupaten Buton yang merupakan alamat sebelumnya. Ini yang harus kita konekan dengan pusat," ungkap Kadis Dukcapil Kabupaten Buteng Syamsuddin ditemui di kantornya, Selasa (25/9).

Sebenarnya, kata dia, pihaknya sudah melaporkan tidak koneknya data SIAK ini kepada operator pusat beberapa hari sebelumnya, tapi konfirmasinya belum sempat dikonekan sampai sekarang. Sehingga pihaknya berpikir lebih baik berangkat langsung ke Jakarta membawa data seratusan pelamar CPNS yang tidak konek NIK KTP-Elnya dengan NIK dalam KK-nya.

Dengan begitu, operator Disdukcapil Buteng dapat memantau langsung pengkonekan datanya dalam SIAK, sehingga tidak ada satu pun yang terlewatkan. "Ini kita lakukan demi putera-puteri daerah kita yang akan mengikuti tes seleksi CPNS 2018, karena saat melakukan pendaftaran diminta mengisi data NIK KTP-elnya dengan NIK KK-nya," papar Syamsuddin.

Maka itu, sebelum operatornya berangkat ke Jakarta membawa data tidak konek tersebut, para pelamar CPNS atau lainnya segera melapor ke Disdukcapil Buteng jika NIK KTP-elnya tidak konek dengan NIK KK. "Mungkin satu dua hari ini operator kami akan ke Jakarta melaporkan tidak koneknya data ini, karena pendaftaran CPNS sudah mulai dibuka," tutupnya.(uzi)

Bagikan