Berita Terkini
Buteng

Dibahas Sesuai Tahapan, APBD-P 2018 Buteng Dinilai Berkualitas?

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 1 Oktober 2018 14:56 WIB · 2 menit baca
Dibahas Sesuai Tahapan, APBD-P 2018 Buteng Dinilai Berkualitas?
Bupati Buteng menyerahkan dokumen nota keuangan APBD-P 2018 kepada Ketua DPRD Adam untuk dibahas anggota DPRD

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pembahasan Perubahan APBD 2018 Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang mulai dilakukan sesuai mekanisme dan tahapannya, dinilai berkualitas dan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat. Hal ini diharapkan terus dilakukan DPRD untuk pembahasan APBD tahun-tahun selanjutnya.

"Saya yakin APBD-P tahun ini lebih berkualitas, karena dibahas teman-teman sesuai mekanisme dan tahapan-tahapannya. Sehingga yang didapatkan tidak tepat sasaran dan tidak prioritas, diminta dicoret atau dihapus," ungkap Ketua DPRD Buteng Adam ditemui usai paripurna persetujuan APBD-P 2018 di Kantor DPRD, Jumat (28/9) malam.

Maka itu, apa yang dilakukan rekan-rekannya anggota DPRD yang mengancam walk out sebelumnya bila APBD-P 2018 tidak dibahas sesuai tahapan dan hasil reses tidak dimasukan, dianggap sebagai sabotase kepentingan DPRD sendiri. Apalagi, hasil reses tersebut merupakan usulan dari masyarakat konstituennya.

"Seperti yang teman-teman wartawan lihat sendiri, pembahasan APBD-P tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terlihat alot dan keras antara pemerintah dan DPRD karena dibahas sesuai dengan tahapan-tahapannya," tuturnya.

Adam meminta, untuk pembahasan APBD 2019 Pemkab Buteng secepatnya mengajukan rancangannya agar rekan-rekannya di DPRD sudah bisa mempelajari dan menelaah jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan begitu, DPRD dapat melihat mana program prioritas yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat atau tidak.

"Kalau tidak, DPRD bisa menggantinya dengan yang lebih prioritas dari hasil resesnya untuk diakomodir dalam APBD," tandasnya.

Pembahasan APBD-P sesuai tahapan-tahapannya ini, mendapat dukungan penuh dari Bupati Buteng H Samahuddin. "Saya kira ini bagus sekali. Kalau terjadi pembahasan alot dan panjang seperti kemarin, saya kira itu merupakan dinamika dalam proses penetapan APBD," katanya.

Kendati begitu, bupati juga meminta kepada DPRD bila ada hasil resesnya secepatnya dikoordinasikan dengan pemerintah, supaya direncanakan dari awal. "Saya inginkan dari perencanaan sampai penganggarannya harus jelas dan tepat sasaran buat rakyat, sesuai visi misi saya," kuncinya.(uzi)