Pra TMMD, Kodim 1413 Buton Mulai Buka Jalan Baru di Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-103 tahun 2018 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dengan kegiatan fisik dan non fisik akan dibuka 16 Oktober nanti. Namun untuk kegiatan fisik berupa pembukaan jalan baru yang menghubungkan Labungkari-Lakapera sepanjang 2,6 KM dan lebar 10 meter mulai dilaksanakan, Senin (1/10).
Pembukaan jalan baru yang dimulai dari titik Labungkari tersebut diawali baca doa bersama dengan mendatangkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Usai doa bersama, Dandim 1413 Buton Letkol Infanteri Davy Darma Putra langsung memulai pembukaan jalannya dengan menyalakan sendiri alat eksavator.
Kehadiran Dandim tersebut, turut didampingi Danramil 1413-10 Gu Kapten Infanteri Usman dan Danramil 1413-04 Mawasangka Kapten Infanteri Didy Arman, serta Kapolsek Lakudo AKP Abdul Halim Kaonga. Sementara dari pihak Pemkab Buteng hadir Asisten I setkab Buteng La Saripi, Kadis PUPR Buteng Ir Maiynu, dan Lurah Watulea Muksin.
"Kegiatan TMMD ke-103 tahun 2018 dibuka secara serentak seluruh Indonesia 16 Oktober selama 30 hari. Sasaran kegiatannya adalah fisik dan non fisik," ungkap Danramil 1413 Buton Letkol Infanteri Davy Darma Putera kepada sejumalah media.
Untuk non fisik lebih dititik beratkan pada kegiatan penyuluhan kepada masyarakat seperti radikalisme dan terorisme, wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan berupa HIv/AIDS, Narkoba, dan penyuluhan Kejerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan melibatkan instansi teknis terkait.
Untuk kegiatan fisik ada tiga kegiatan, yakni pembukaan jalan baru Labungkari-Lakapera, rehabilitasi masjid di Desa Mone, dan pembuatan Deker dua unit di Desa Mone dan Desa Teluk Lasongko.
"Khusus pembukaan jalan baru di Labungkari ini, kita sudah mulai sekarang dengan tidak menunggu pembukaan TMMD 16 Oktober nanti. Pertimbangannya, pembukaan jalannya diprediksi tidak akan selesai 100 persen dalam jangka waktu 30 hari. Sehingga kita ambil dua minggu sebelum pembukaan dengan istilah pra TMMD," jelas Dandim.
Dengan begitu, ketika TMMD dibuka 16 Oktober nanti, pengerjaan jalannya sudah mencapai 40 persen. 60 persennya diharapkan bisa dituntaskan 30 hari sesuai jangka waktu pelaksanaan TMMD. Sehingga saat upacara penutupan, jalan barunya sudah bisa langsung diresmikan.
"Jalan baru yang mulai kita kerjakan hari ini dari titik Labungkari menuju Desa Lakapera, tepatnya di pertigaan jalan Mawasangka yang lama. Panjangnya itu sekitar 2,6 KM dengan lebar 10 meter," bebernya.
Davy mengakui, dalam pembukaan jalan baru tersebut sudah pasti mengenai lahan warga. Namun hal itu sudah dibicarakan dalam rapat bersama antara pemilik lahan dengan pihak Kelurahan Watulea yang dihadiri langsung dirinya bersama bupati dan wakil bupati.
"Alhamdulillah tidak ada masalah, warga pemilik lahan mengikhlaskannya dengan membuat surat pernyataan," bebernya.
Pria dengan pangkat dua bunga di pundak ini berharap, dengan adanya jalan baru ini nantinya akses dari Desa Lakapera atau Kabupaten Muna menuju ibukota Labungkari bisa lebih cepat dan bermanfaat untuk masyarakat.
Di tempat yang sama, Kadis PUPR Kabupaten Buteng Ir Maiynu mengaku Pemkab Buteng melalui Dinas PUPR akan membantu kemudahan Kodim 1413 Buton bersama masyarakat dalam pembukaan halan baru tersebut.
"Sesuai permintaan Pak Dandim, kita sudah siapkan alat berat berupa satu unit Eksavator, satu unit Dozer, satu unit Greder, dan dua mobil Dam Truck. Kalau kurang, nanti Pak Dandim akan usahakan," singkatnya.(uzi)