Distan Butur Tarik Bantuan Alsintan dari Petani, Ini Penyebabnya
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Alat mesin pertanian (Alsintan) atau jonder yang telah dipinjamkan ke kelompok tani guna mendukung kerja-kerja lapangan justru disalah gunakan petani.
Bukannya untuk menggarap lahan pertanian organik yang saat ini terus digenjot pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur). Justru alat tersebut dimanfaatkan untuk menarik dan mengangkut kayu demi keuntungan pribadi.
Akbitanya Dinas Pertanian, Kabupaten Buton Utara (Butur) menarik kembali satu unit alistan yang sudah dipinjamkan tersebut. Kejadian ini terjadi beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pertanian Butur, Ir Yusuf ikut membenarkan kejadian itu terjadi di wilayah Kecamatan Bonegunu. Mantan Camat Bonegunu itu mengatakan, kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat, jika mereka menyalahgunakan bantuan yang sudah diberikan.
"Kita Cek ternyata betul. Dan bantuan itu terpaksa kita tarik, pihaknya juga tidak akan memberikan lagi bantuan pada kelompok tani tersebut," tegasnya.
Atas kejadian tersebut, pengawasan penggunaan alat pertanian yang telah disalurkan di daerah itu kata Yusuf akan terus diperketat. Sebab bantuan tersebut diproyeksikan untuk keperluan pertanian organik.
"Pola pemanfaatan bantuan saat ini diubah. Tidak lagi diserahkan sepenuhnya ke kelompok tani. Jadi jika ada yang memerlukan alat pertanian, harus mengajukan proposal. Semuanya diatur Dinas Pertanian," imbuhnya. (m7)