Berita Terkini
Butur

DPMD Butur Gelar Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 17 Oktober 2018 14:34 WIB · 2 menit baca
Bagikan
DPMD Butur Gelar Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa
Sekretaris DPMD Hazimuddin Hamda saat memberikan materi kepada peserta TPID

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di salah satu hotel di daerah setempat.

Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas TPID dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 14-18 Oktober 2018. Kegiatan ini diikuti 18 orang peserta di enam kecamatan, setiap kecamatan mengutus perwakilan TPID sebanyak tiga orang.

Sekretaris DPMD Butur, sekaligus Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten Butur, Hazimuddin Hamdan bertindak sebagai pemateri arah kebijakan pembangunan desa, pokok-pokok kebijakan program inovasi desa dan organisasi TPID dan tupoksi TPID.

Selanjutnya dari Pengurus TIK bidang P2KTD Al Wahab, ST dari Tenaga Ahli P3MD Bidang Infrastruktur, Muhamad Ishak Isi dan Tenaga Ahli Bidang Teknologi Tepat Guna, Dr. Aswad, SE, MAP.

Kepala DPMD Butur, La Ode Syafri, S.Sos melalui Sekretaris DPMD Hazimuddin Hamdan mengatakan, kegiatan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TPID Kecamatan dalam hal melaksanakan program inovasi desa.

Mantan Kabid Perdagangan Butur itu melanjutkan, TPID merupakan kelompok masyarakat yang mengelola dana bantuan pemerintah pengelola pengetahuan dan inovasi desa yang berkedudukan di kecamatan.

"Tujuannya untuk mencari, menggali dan memberikan masukan kepada pemerintah desa dan pelaku-pelaku kegiatan dana desa untuk mempriorotaskan apa ygang mereka butuh dan bermanfaat kepada masyarakat," terangnya.

Sehingga sambung alumni magister Sosiologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dapat meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan rencana. Pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produktifitas rakyat serta mempersiapkan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki daya saing.

“Mudah-mudahan dengan digelarnya pelatihan ini, sumber daya manusia (SDM) TPID dan keterampilannya semakin meningkat, sehingga bisa meningkatkan dan mengembangkan ekonomi di pedesaan,” tandasnya.(m7)

Bagikan