Berita Terkini
Muna

Muna Barat Usulkan 5000 Penerima PKH

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 17 Oktober 2018 15:28 WIB · 2 menit baca
Muna Barat Usulkan 5000 Penerima PKH
La Hasinu

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus mengupayakan warganya yang kurang mampu untuk dibantu melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Jumlah 5.076 penerimaan PKH hingga 2018 ini ternyata masih belum mengakomodir semua warga kurang mampu di daerah ini.

Teranyar, tahun 2019 nanti, Dinsos Mubar mengusulkan tambahan penerima PKH sebanyak 5000 orang. Tambahan kuota itu pun masih belum mengakomodir seluruh warga yang terdata masuk kategori warga miskin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Jaminan Sosial, Dinsos Mubar, La Hasinu menyebutkan, warga yang sudah menerima PKH saat ini mencapai 5.076 KK, dimana tahun 2017 lalu yang dapat 1.926 KK, bertambah 3.150 KK ditahun 2018 ini.

"Mudah-mudahan usulan tambahan tahun 2019 nanti bisa diakomodir oleh pemerintah pusat. Kalau usulan kami disetujui, berarti penerima PKH tahun depan sudah mencapai 10.000 KK," ungkapnya.

Pihak Dinsos Mubar katanya, sudah lama mengusulkan tambahan kuota PKH tersebut dan tunggu realisasinya. Terkait nama-nama warga yang keluar nanti, itu urusan pemerintah pusat. Sebab, data warga miskin itu dipegang langsung oleh pemerintah pusat. Jadi pengendalian langsung pusat, bukan pemerintah kabupaten (Pemkab).

"Dinsos Mubar hanya mengajukan saja dan mengawal prosesnya. Soal nama-nama yang dapat PKH, mereka sendiri yang tentukan. Kami disini tidak ada kewenangan soal penentuan yang dapat bantuan PKH. Kemudian ada pendamping juga yang ikuti pencairan program ini," katanya.

Hasinu berharap agar yang masuk namanya dalam usulan tambahan itu yang diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan. Sisanya, nanti diusulkan pada tahun-tahun berikutnya. Karena tidak bisa diajukan sekaligus untuk menerima PKH.

"Dalam data miskin yang belum dapat sekitar 40 ribu lagi. Kita upayakan seluruh warga yang masuk dalam daftar KK miskin bisa dapat sentuhan PKH. Program ini akan terus digulirkan setiap tahun oleh pemerintah pusat," tandasnya. (p5)