Berita Terkini
Buteng

Tinjau Kesiapan Lomba P2WKSS, Bupati Buteng Temukan Beberapa OPD belum Kerja

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 17 Oktober 2018 16:49 WIB · 3 menit baca
Tinjau Kesiapan Lomba P2WKSS, Bupati Buteng Temukan Beberapa OPD belum Kerja
Bupati Buteng H Samahuddin saat meninjau kesiapan Desa Wambuloli dalam lomba P2WKSS

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Desa Wambuloli, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim) yang mewakili Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018, sudah melakukan berbagai pembenahan dan kesiapan penilaian yang kurang sebulan lagi.

Pemkab Buteng sendiri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) bekerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Buteng sudah turun melakukan pembinaan-pembinaan terhadap masyarakat Desa Wambuloli, utamanya kaum perempuan dalam meningkatkan peranannya dalam keluarga.

Bahkan, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah dibagi tugasnya untuk menangani lima sampai tujuh rumah untuk melakukan pembenahan dan kebersihannya di dalam maupun di luar rumah.

Untuk melihat dan memastikan sudah berapa persen kesiapan yang sudah dilakukan di desa kelahirannya tersebut, Bupati Buteng H Samahuddin turun melakukan peninjauan langsung dengan berkeliling menggunakan sepeda motor, Selasa (16/10).

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng itu melihat sudah sebagaian besar pagar-pagar rumah warga dibangunkan pagar seragam dengan bentuk dan cat yang sama sepanjang jalan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Hanya saja, pagar-pagar desa yang sudah rapi tersebut tertutup dengan poster-poster Hatinya PKK yang dipasang sepanjang jalan.

Melihat itu, bupati memerintahkan Kadis P3A Nurlia Husuni untuk memasang poster tersebut di dalam pagar sehingga bila dipandang dari kejauhan keindahan pagar terlihat kerapiannya. Demikian pula dengan rumah-rumah warga sudah dicat baru oleh masing-masing OPD yang menjadi tugasnya.

"Tapi masih ada beberapa OPD yang sampai hari ini belum turun kerja, padahal penilaian tidak cukup sebulan lagi. Saya sudah perintahkan Kadis P3A menghubungi para Kepala OPD supaya turun kerja bersama stafnya secepatnya. Kalau tidak, lihat saja nanti apa yang terjadi," ancamnya.

Bupati menegaskan, Kabupaten Buteng harus bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai dalam lomba P2WKSS tahun sebelumnya sebagai jauara satu.

"Kalau tahun lalu juara satu di Desa Baruta, tahun ini Desa Wambuloli juga harus bisa juara satu," tandasnya.

Kepala Desa Wambuloli Arifin mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Buteng karena dengan ditunjuknya desanya mewakili Kabupaten Buteng dalam lomba P2WKSS tingkat provinsi, telah merubah wajah desanya menjadi bersih, indah, dan rapi. Begitu pula dengan pola hidup masyarakat, utamanya kaum perempuan dalam membantu meningkatkan pendapatan keluarganya turut berubah dan meningkat.

-

Desa Wambuloli yang wakili Kabupaten Buteng dalam lomba P2WKSS 2018 tingkat Provinsi Sultra

-

Desa Wambuloli yang wakili Kabupaten Buteng dalam lomba P2WKSS 2018 tingkat Provinsi Sultra

"Sebagai pemerintah desa atas kebijakan bupati membangun pagar seragam sebagaian besar sudah kami lakukan melalui ADD. Alhamdulillah, dengan keterbatasan ADD kami juga dibantu dengan partisipasi masyarakat untuk membangun pagar seragam tersebut. Masih ada sekitar 50 persen lagi yang belum terbangun, tapi itu kita akan bangun secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," pungkasnya.

Di tempat yang sama, tokoh agama Desa Wambuloli La Hamba (60) mengaku banyak perubahan yang dialami desanya setelah ditetapkan mewakili Kabupaten Buteng dalam lomba P2WKSS.

"Desa Wambuloli ini adalah desa kelahiran bupati, jadi masyarakat bekerja maksimal agar Desa Wambuloli ini mendapat juara lomba. Kita tidak mau kasih malu bupati," singkatnya.(uzi)