Berita Terkini
Buteng

Buteng Terima Piagam Daerah Termuda Raih WTP

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 18 Oktober 2018 13:19 WIB · 3 menit baca
Buteng Terima Piagam Daerah Termuda Raih WTP
Bupati Buteng H Samhuddin menerima piagam daerah termuda peraih WTP pada HUT Kota Baubau

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Rasa suka cita terpancar dari wajah Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin ketika menerima piagam penghargaan penilaian laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bersama kepala daerah lainnya yang mendapat opini yang sama, saat menghadiri upacara peringatan HUT Kota Baubau ke-17 sebagai daerah otonom dan hari jadinya ke-477 di halaman kantor Walikota Baubau, Rabu (17/10).

Dari empat daerah Kepulauan Buton (Kepton) yang menerima piagam WTP tersebut (Baubau, Buton, Buteng, Wakatobi), Kabupaten Buteng masih merupakan daerah termuda meraih WTP dan masih berstatus Daerah Otonom Baru (DOB) yang mekar 23 Juli 2014 dari Kabupaten Buton.

Keberadaannya yang masih muda dan baru tersebut, Kabupaten Buteng dibawah kepemimpinan Samahuddin-La Ntau (SamaTau) yang masih menjabat satu tahun lebih sudah mampu mengantarkan daerah berjuluk negeri seribu gua itu meraih opini WTP untuk pelaporan keuangan tahun anggaran 2017.

Piagam penghargaan WTP tersebut diserahkan Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra Ririn Kadariyah. Kota Baubau diterima langsung Walikota H AS Tamrin, Kabupaten Buton diterima Bupati La Bakri, Kabupaten Buteng diterima Bupati Samahuddin, dan Kabupaten Wakatobi diterima pejabat dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Bupati Buteng H Samahuddin kepada media ini mengaku bersyukur atas piagam penghargaan yang diterima tersebut. Pasalnya, baru setahun memimpin Kabupaten Buteng bersama Wakil Bupati Kapten Inf (Purn) La Ntau sudah bisa mengantarkan Buteng meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

"Kita bersyukur bisa mencatatkan rekor satu tahun menjabat sebagai kepala daerah, langsung mendapatkan opini WTP setelah pemerintahan sebelumnya dua kali berturut-turut meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Juli lalu sudah diumumkan penilaiannnya dan hari ini kita terima piagamnya," ungkap Samahuddin.

Menurutnya, opini WTP ini merupakan tolak ukur dari pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan transparan serta pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan yang baik. Hal ini dicapai berkat disiplin, kerja keras, dan kekompakan bersama memperbaiki kekurangan sebelumnya serta berupaya melaksanakan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat menuju Buteng yang Berkah.

"Saya minta kepada jajaran pemerintahan di Buteng dari atas sampai ke bawah untuk terus bekerja keras dan disiplin mengelola uang negara agar WTP yang kita dapatkan hari ini bisa kita pertahankan secara terus menerus," harapnya.

Samahuddin tak memungkiri jika opini WTP yang diraih Kabupaten Buteng saat ini masih menyisakan catatan-catatan dan kekurangan dari BPK-RI. Namun catatan dan kekurangan tersebut akan diperbaiki Pemkab Buteng, sehingga opini WTP dapat diraih berturut-turut seperti daerah lainnya yang sudah lama mekar.

Dalam menghadiri upacara HUT Kota Baubau dan menerima piagam penghargaan WTP tersebut, Bupati Samahuddin didampingi Wabup La Ntau yang hadiri bersama isterinya Ny Nuraida La Ntau.(uzi)