Berita Terkini
Muna

KPU Mubar Buka Aduan Hak Politik Warga

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 18 Oktober 2018 13:21 WIB · 2 menit baca
KPU Mubar Buka Aduan Hak Politik Warga
LM. Nuzul Ansi

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - KPU Mubar mulai membuka wadah penerimaan aduan bagi para peserta pemilih pada Rabu (17/10). Wadah itu adalah Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) pemilu 2019 yang digalangkan seluruh KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Bagi warga yang belum terdaftar sebagai peserta pemilih bisa mengecek atau mengadu di wadah tersebut. Pembukaan GMHP di Mubar ditandai dengan kunjungan Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada, sekaligus mengecek data, apakah sudah terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019 atau belum.

Komisioner KPU Mubar, LM Nuzul Ansi mengatakan, setiap saat masyarakat diberi ruang untuk mengecek data pemilih dan mengadukan hal-hal lain yang berkaitan dengan Pemilu 2019. GMHP akan membuka ruang setiap saat bagi warga yang mengadu tentang hak-hak politiknya.

"Ini kita lakukan dalam rangka upaya penyempurnaan pendataan dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu 2019. Bukan hanya KPU Mubar, tetapi KPU RI, KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota seluruh Indonesia melaksanakan secara serentak GMHP," ungkapnya.

GMHP ini akan dibuka sampai pada tingkat kecamatan, desa dan kelurahan. KPU Mubar secara kelembagaan akan mendekatkan diri dengan masyarakat untuk menerima langsung keluhan maupun aspirasi mereka, demi Pemilu 2019 yang bermartabat.

"Kita akan buat Pemilu 2019 yang profesional, dan berdaulat bagi masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya. Setiap hak-hak politik masyarakat akan dilindungi. Bagi warga yang merasa belum terdaftar sebagai peserta pemilih, bisa mengadu di sini," ujarnya.

Olehnya itu, secara kelembagaan KPU Mubar berharap, semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan GMHP dengan secara suka rela mengecek data pribadi, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih Pemilu 2019? Masyarakat harus memastikan diri sebagai peserta Pemilu nanti.

"Kami upayakan Pemilu ke depan tanpa masalah. Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Pemilu 2019. Masyarakat harus mendaulatkan diri secara politik saat Pemilu nanti," pungkas Nuzul Ansi. (p5)