Excavator Rusak, TMMD Buteng Tetap Semangat Kerjakan Jalan Labungkari-Watulea

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pembukaan jalan baru Labungkari-Watulea sepanjang 2,6 KM dengan lebar 10 meter di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) merupakan sasaran pertama dari kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di daerah berjuluk negeri seribu gua itu.
Sayangnya, baru bergerak membuka jalan baru tersebut di titik nol Labungkari, Satgas TMMD dari Kodim 1413 Buton sudah dihadang dengan bukit batu cadas yang menjulang tinggi. Sehingga tak ada jalan lain harus memakai alat berat Excavator untuk membelah bukit batu itu.
Melihat kondisi lapangan yang menantang tersebut dengan jangka waktu 30 hari pelaksanaan TMMD, Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra melaksanakan pra TMMD. Sebelum program TMMD dibuka 15 Oktober 2018, pembukaan jalan baru itu sudah mulai dikerja dua minggu sebelumnya.
Harapannya, pembukaan jalan baru Labungkari sudah selesai dikerjakan sebelum penutupan TMMD 13 November 2018. Sehingga setelah selesai upacara penutupan, jalan baru tersebut langsung diresmikan bupati atau pejabat TNI.
Empat hari pasca pembukaan TMMD 15 Oktober, tebing batu di Labungkari tersebut sudah terbelah dan Satgas TMMD sudah menyusun batu untuk pembuatan taludnya agar jalan yang sudah terbuka dan diisi tanah tidak rubuh ke jurang.
-
Eksavator rusak, Satgas TMMD Buteng tetap semangat kerja ditengah panasnya terik matahari.
Sementara, alat berat tetap dioperasikan untuk membelah bukit batu yang belum tuntas dan meratakan tanjakan agar tidak terlalu tinggi. Sayangnya, ditengah giat-giatnya para prajurit TNI bekerja tiba-tiba brekel Eksavator patah karena kerasnya batu cadas.
Kendati begitu, tak menyurutkan semangat Satgas TMMD untuk terus bekerja mengejar target waktu yang sudah ditentukan. Di tengah teriknya panas matahari, mereka mengangkat batu-batu besar yang semula ditangani alat berat untuk mengisi dan menimbun talud yang ada.
"Teman-teman anggota harus tetap bekerja dan tidak bergantung pada alat berat. Sebab, kalau menunggu alat berat selesai diperbaiki kapan kerja kita bisa selesai sesuai target," ungkap Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra saat meninjau pembukaan jalan baru tersebut di titik nol Labungkari, Kamis (19/10).
Dandim berharap, pihaknya bisa dibantu masyarakat untuk mempercepat penyelesaian pembukaan jalan baru tersebut. Sebab, pekerjaan fisik TMMD itu juga ada keterlibatan masyarakat di dalamnya secara gotong royong. Apalagi, alat berat sangat terbatas dan sering rusak.
"Kami harapkan ada kerja sama dan keterlibatan masyarakat, sebab jalan baru ini nantinya akan dimanfaatkan masyarakat Buteng juga nantinya," pungkasnya.(uzi)