Sejumlah Kegiatan Semarakan Peringatan Hari Ibu dan HUT DWP

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari menjadikan peringatan hari ibu ke-91 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-20 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) berlangsung meriah dan semarak.
Sejumlah kegiatan itu diantaranya, senam massal yang diikuti pengurus DWP, ASN, dan masyarakat pada Jumat pagi (27/12), pameran mini di halaman Rujab Bupati Buteng, lomba fashion show ibu-ibu OPD dengan tema baju kebaya nasional yang dipadu sarung tenun Buteng dan busana kantor modifikasi tenunan Buteng pada Sabtu (28/12).
Puncaknya, Senin (30/12), dilaksanakan upacara di Gedung Azzahra Lakudo yang dihadiri langsung Bupati Buteng H Samahuddin, Sekda Buteng H Kostantinus Bukide, beberapa anggota DPRD, para Kepala OPD, camat, Danramil dan para Kapolsek.
Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, hening cipta yang dipimpin bupati, pembacaan sejarah hari ibu, himne ibu dan DWP yang dinyanyikan paduan suara DWP Buteng, sambutan Ketua DWP Buteng Hj Sarimuna Saharin yang membacakan sambutan Ketua DWP pusat, dan sambutan Bupati Buteng.
Dilanjutkan dengan acara hiburan Tari Nirmala yang dipersembahkan siswi PAUD Lakudo dan pemotongan tumpeng dengan saling suap antara bupati dan isteri, ibu Wabup Buteng Ny Nuraida La Ntau dan Ketua DWP Buteng, Sekda Buteng dan isteri.
Acara kemudian dimeriahkan lagi persembahan tari kreasi nusantara dari Sanggar Seni Saliwu Buteng, pembacaan puisi tentang ibu oleh Zurlina perwakilan PKK Kecamatan Gu, pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang atau juara fashion show, dan ditutup dengan makan siang bersama.
Bupati Buteng H Samahuddin mengatakan, hari ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia yang diawali dengan kongres perempuan pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta.
-
Isteri Bupati Buteng Hj Jusniar Samahuddin menyuap Bupati Buteng H Samahuddin pada peringatan hari ibu ke-91 dan HUT DWP ke-20
Menurutnya, hakekat peringatan hari ibu setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan, yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.
"Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial dan sebagainya," ujar Samahuddin.
Atas nama pemerintah daerah, orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini juga mengucapkan selamat atas HUT DWP ke-20 dan berharap di usianya yang sudah dewasa, organisasi dharma wanita dapat menjadi organisasi yang dapat bersaing, memberikan kontribusi yang positif, serta mampu bersinergi dengan program pemerintah, guna mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati menuju Buteng yang berkah.
"Saya berharap ibu-ibu anggota DWP juga punya peran terutama dalam pembangunan, namun tidak menghilangkan kodrat ibu-ibu sebagai pengurus anak dan pendamping suami. Apalagi sebagai isteri ASN, maka peran anggota DWP sangat strategis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Buteng, khususnya dalam peningkatan peran dan kualitas perempuan," harap bupati.
Samahuddin juga tak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari ibu ke-91 dan HUT DWP ke-20 tingkat Kabupaten Buteng.
"Segenap organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Buteng seperti DWP, PKK, Persit, Bhayangkari, dan lainnya untuk senantiasa menjaga kekompakan, saling mendukung dalam berbagai kegiatan. Dengan begitu, apa yang menjadi cita-cita kita bersama dapat terwujud," harapnya.(uzi)